Surabaya (beritajatim.com) – Demo buruh di Kota Surabaya berlangsung damai, Selasa (1/03/2022). Guna mengamankan demo buruh yang menyasar Gedung Negara Grahadi, pihak Polrestabes Surabaya menerjunkan 4.050 personel gabungan.
Pantauan beritajatim, buruh datang dari berbagai kota di Jawa Timur. Mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Lamongan, Tuban, Jombang, Probolinggo, Jember hingga Banyuwangi.
Massa aksi berkumpul di sepanjang jalan Frontage Ahmad Yani mulai pukul 12.00 WIB. Sekitar pukul 14.50 WIB massa aksi lalu bergeser dan tiba di Taman Bungkul.
Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengamankan jalannya demo.
“Ribuan personel dari TNI-Polri, Satpol PP, damkar dan lain-lain akan berjaga dalam aksi demo buruh ini, kita akan lakukan pengawalan hingga selesai,” kata Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo, Selasa (1/3/2022),
[berita-terkait number=”4″ tag=”demo-buruh”]
Sementara itu, Juru Bicara massa aksi, Nurudin menyebutkan pihaknya belum bisa memastikan pukul berapa tiba di gedung Grahadi dan Kantor Gubernur Jatim. Ia pun sempat menyebutkan jika Khofifah sedang di Jakarta dan tidak mau menemui massa aksi.
“Kita tidak kesusu. Karena infonya Gubernur ga mau nemui. Katanya di Jakarta. Longmarch, ga tau nyampe jam berapa. Ke Grahadi pun Gubernurnya kabur,” ujar Nurudin. [ang/but]






