Dortmund (beritajatim.com) – Ousmane Dembele seharusnya bahagia pasca membawa Paris Saint-Germain lolos ke semifinal. Tetapi, wide attacker asal Prancis itu justru kesal pada second leg perempat final Liga Champions kontra Aston Villa dini hari tadi.
Usut punya usut, ternyata pemain 27 tahun tersebut enggan dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga yang dimainkan di Villa Park, Aston, itu. Dembele langsung ngeloyor ke ruang ganti meski sempat dikejar awak media UEFA untuk difoto membawa trofi man of the match pasca wawancara.
“Kami seharusnya tampil lebih baik lagi. Bagiku, Gigio (sapaan Gianluigi Donnarumma, Red) lebih layak (dinobatkan sebagai pemain terbaik, Red)” papar Dembele dilansir AFP.
Mantan pemain Borussia Dortmund dan FC Barcelona kecewa dengan penampilan timnya. Meski lolos semifinal, PSG kalah 2-3 dari Villa dini hari tadi dan laga nyaris berlanjut ke babak tambahan jika Villa mencetak satu gol lagi.
Untungnya, itu tidak terjadi. Sebab, penampilan Donnarumma memang heroik. Kapten timnas Italia itu tercatat melakukan lima penyelamatan gemilang melawan Villa.
Pada akhirnya, Dembele tetap menerima trofi pemain terbaik. Meski dengan wajah cemberut lantaran performa PSG dan merasa Donnarumma lebih layak menerimanya. (dio/kun)






