Sidoarjo (beritajatim.com) – Deltras FC mengikuti sosialisasi penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini digelar jelang pertandingan melawan Barito Putra dalam lanjutan Championship 2025/2026.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program I.League bersama PSSI melalui Komite Perwasitan yang secara aktif memperkenalkan penggunaan VAR kepada 20 klub peserta kasta kedua sepak bola Indonesia. Materi yang disampaikan mencakup aspek teknis dan prosedural, termasuk kapan dan bagaimana teknologi ini diterapkan di tengah pertandingan.
Musim ini menjadi yang pertama kalinya Championship menerapkan VAR, setelah sebelumnya sukses digunakan penuh di kasta tertinggi Liga Indonesia.
Wisal El Burji, bek Deltras FC, menyambut positif penerapan teknologi ini. “Ya sebagaimana diketahui, adanya VAR ini meminimalisir kejadian-kejadian janggal akibat keputusan wasit yang kurang jeli. Dengan adanya VAR ini, keputusan itu bersifat final dan transparan. Jadi rasa keadilan seluruh pemain di lapangan bisa dibantu dengan teknologi VAR ini,” ungkap Burji.
Ia menambahkan bahwa kehadiran VAR bisa meningkatkan kualitas kompetisi. “Tentu bisa menaikan value sebuah liga. Apalagi kompetisi kasta kedua sudah pakai VAR, ini salah satu trobosan yang bagus di Indonesia,” katanya.
Apresiasi juga datang dari pemain muda Deltras, Amirul Amin. “Penerapan VAR ini tentu menambah nilai fair play pertandingan. Jadi kami sebagai pemain sudah tidak merasa dirugikan oleh wasit. Karena semua keputusannya sudah jelas,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Indonesia meneguhkan diri sebagai pionir dalam memastikan standar integritas pertandingan, bukan hanya di liga utama, tetapi juga hingga kompetisi strata kedua.
Total ada 579 pertandingan yang akan menggunakan VAR dalam semusim, menjadikan Indonesia sejajar dengan negara lain seperti Saudi Arabia dan Korea Selatan. [way/ian]






