Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Dejan Antonic berharap timnya bisa mengalahkan Borneo FC pada laga pamungkas babak penyisihan Grup D Piala Presiden yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jum’at (15/3/2019) mendatang.
Laga antara skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab melawan Pesut Etam, bakal menjadi laga ‘hidup mati’ khususnya bagi skuad Madura United yang masih berpeluang lolos ke fase berikutnya bersama dua tim lainnya, yakni Persija Jakarta dan PSS Sleman.
Sementara Borneo FC dipastikan gagal lolos dari fase penyisihan akibat gagal mendulang poin dari dua laga yang dijalani, yakni kalah dari Persija dan PSS Sleman. Sehingga laga melawan Madura United bakal menjadi pelampiasan bagi mereka untuk mendulang poin.
“Pertandingan di pramusim tidak mudah dimainkan, karena untuk pemain kondisinya sangat berat. Tapi kami pikir dari dua bulan bersama-sama, Madura sudah lebih baik dan lebih maju,” kata Pelatih Madura United FC, Dejan Antonic, Senin (11/3/2019).
[berita-terkait number=”4″ tag=”Madura-United”]
Dari itu juru taktik asal Serbia, memberikan kesempatan bagi skuadnya agar beristirahat. Sehingga nantinya bisa fokus menghadapi laga pamungkas babak penyisihan grup Piala Presiden. “Kami harus fokus di pertandingan terakhir melawan Borneo, mudah-mudahan kami bisa menang dan lolos ke Delapan Besar,” tegasnya.
Saat ini Madura United FC berada di posisi runner up klasemen sementara Grup D dengan raihan sebanyak 4 poin dari dua laga yang dijalani, poin serupa juga didapat Persija Jakarta di posisi puncak klasemen.
Sementara PSS Sleman menyusul di posisi tiga klasemen dengan raihan sebanyak 3 poin dari dua laga yang dijalani, disusul Borneo FC di dasar klasemen dengan 0 poin. [pin/ted]






