Hongkong (beritajatim.com) – Setelah viral sejak sepekan terakhir, Viktor Gyokeres akhirnya mencatatkan debut bersama Arsenal. Tetapi, debutnya lebih layak dilupakan daripada dikenang. Sebab, Arsenal dikalahkan rival sekota Tottenham Hotspur 0-1 pada laga pramusim yang baru saja berakhir.
Gyokeres melakoni debutnya sebagai pemain pengganti. Striker yang dibeli dari Sporting CP dengan EUR63,5 juta (Rp1,2 triliun) itu baru masuk pada menit ke-77 menggantikan Kai Havertz.
Debutnya pada laga yang dimainkan Kai Tak Sports Park, Hongkong, itu jadi sia-sia. Sebab, Gyokeres hanya bermain selama 20 menit termasuk waktu tambahan dan tanpa peluang yang mengancam gawang Spurs.
Gyokeres total hanya dua kali mendapat bola. Salah satunya adalah operan kepada Martin Zubimendi. Itu pun terjadi pada menit ke-89 atau 12 menit sejak dia masuk lapangan.
Sebenarnya, fisik striker asal Swedia itu belum 100 persen. Itu yang membuat Gyokeres tak dimasukkan ke starting XI oleh tactician Mikel Arteta.
“Aku senang (dengan debut Gyokeres, Red). Aku yakin akan ada perbedaan besar (dari Gyokeres, Red) di laga selanjutnya,” ujar Arteta kepada Football London.
Situasi bagi The Gunners memburuk lantaran mereka tertinggal 0-1 dari Spurs sejak turun minum. Gol semata wayang Spurs dilesakkan secara spektakuler oleh gelandang Pape Mata Sarr dari tengah lapangan.
Gol tersebut berawal ketika kiper Arsenal David Raya yang mengoper kepada Myles Lewis-Skelly. Operan tersebut jadi blunder lantaran Raya tak melihat dengan seksama bahwa pemain Spurs menerapkan high press kepada Lewis-Skelly.
Bola dari pemain 18 tahun itu berhasil dicuri Sarr. Sejurus kemudian, dia yang menyadari bahwa Raya masih out of position langsung menendang bola ke arah gawang.
Kekalahan ini jadi lampu kuning bagi Arsenal terutama dengan Gyokeres. Tinggal dua laga pramusim lagi melawan Villarreal CF (7/8) dan Athletic Bilbao (9/8) untuk Gyokeres beradaptasi.
Sebab, pada 17 Agustus Arsenal sudah menjalani matchweek pembuka Premier League melawan rival Manchester United di Old Trafford. Jika gagal beradaptasi tepat waktu, bukan tidak mungkin Gyokeres bakal jadi sasaran hujatan pendukung Arsenal musim ini.
“Kami memang kalah malam ini. Tetapi, ini masih pramusim. Kami masih bisa melakukan hal hebat musim ini,” ujar gelandang Arsenal Declan Rice kepada BBC. (dio)






