Malang (beritajatim.com) – Daya tampung SNBT 2026 di Universitas Brawijaya kembali menjadi sorotan calon mahasiswa. Kampus negeri favorit di Kota Malang ini membuka 85 program studi dengan ribuan kursi, menjadikannya salah satu tujuan utama peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun ini.
Berdasarkan data resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), tingginya minat terhadap Universitas Brawijaya dipastikan kembali memicu persaingan ketat. Pada SNBT 2025 lalu, tercatat sebanyak 79.985 peserta mendaftar, menempatkan UB sebagai salah satu perguruan tinggi paling kompetitif di Indonesia.
Untuk tahun akademik 2026, UB menyediakan program studi jenjang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D4), hingga Diploma Tiga (D3), termasuk Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kediri. Besarnya daya tampung di sejumlah jurusan menjadi peluang strategis bagi peserta untuk meningkatkan peluang lolos.
Berikut 10 jurusan di Universitas Brawijaya dengan daya tampung terbesar pada SNBT 2026:
1. Agroekoteknologi (S1)
Daya Tampung: 269 kursi
Peminat 2025: 1.565 peserta
2. Peternakan (S1)
Daya Tampung: 239 kursi
Peminat 2025: 1.251 peserta
3. Ilmu Hukum (S1)
Daya Tampung: 200 kursi
Peminat 2025: 3.147 peserta
4. Agribisnis (S1)
Daya Tampung: 156 kursi
Peminat 2025: 1.296 peserta
5. Akuntansi (S1)
Daya Tampung: 141 kursi
Peminat 2025: 1.933 peserta
6. Administrasi Bisnis (S1)
Daya Tampung: 140 kursi
Peminat 2025: 2.504 peserta
7. Administrasi Publik (S1)
Daya Tampung: 123 kursi
Peminat 2025: 1.744 peserta
8. Manajemen (S1)
Daya Tampung: 113 kursi
Peminat 2025: 1.969 peserta
9. Teknologi Informasi (D3)
Daya Tampung: 111 kursi
Peminat 2025: 3.793 peserta
10. Administrasi Bisnis (D3)
Daya Tampung: 110 kursi
Peminat 2025: 5.018 peserta
Data tersebut menunjukkan bahwa jurusan dengan kuota besar tidak selalu mudah ditembus. Sebagai contoh, program D3 Administrasi Bisnis memiliki tingkat persaingan tinggi dengan ribuan peminat untuk ratusan kursi.
Calon peserta disarankan untuk tidak hanya berfokus pada daya tampung, tetapi juga mempertimbangkan rasio keketatan, minat, dan prospek karier. Strategi memilih jurusan yang tepat dapat menjadi faktor penentu dalam kelulusan SNBT 2026.
Selain itu, peserta diimbau untuk terus memantau informasi resmi melalui laman SNPMB maupun situs resmi UB guna mendapatkan pembaruan terkait jadwal, persyaratan, dan detail program studi.
Dengan persiapan matang, mulai dari optimalisasi nilai UTBK hingga strategi pemilihan jurusan, peluang untuk lolos ke Universitas Brawijaya tetap terbuka lebar bagi seluruh calon mahasiswa di Indonesia. [dan/beq]






