Bojonegoro (beritajatim.com) – Tidak butuh waktu lama, petugas Satlantas Polres Bojonegoro mengungkapkan sopir bus yang diduga terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Ngemplak Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.
Polisi kini sudah mengamankan sopir bus dari hasil rekaman cctv di sekitar lokasi kejadian.
“(Pengungkapan sopir bus) dari Bukti rekaman CCTV dan keterangan saksi,” ujar Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Sat Lantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, Senin (13/10/2025).
Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa sopir bus berinisial J asal Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik. Sebelumnya, J diamankan dari garasi bus tempat bekerja bersama kendaraan yang dipakainya. Selain itu, IPDA Septian menambahkan, pihaknya juga masih melengkapi berkas pemeriksaan dengan melengkapi alat bukti dari keterangan saksi-saksi maupun bukti lain di lokasi kejadian.
“Sopir sudah diamankan, saat ini masih kita mintai keterangan dan kita amankan busnya di Satlantas,” imbuhnya.
Untuk diketahui, kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya di Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno. Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika bus yang melaju dari timur ke barat diduga mengambil haluan ke kanan hingga melebihi garis as jalan.
“Sesampainya di TKP, kendaraan bus diduga mengambil haluan ke kanan hingga melebihi garis as jalan,” jelas Ipda Septian.
Nahas, dari arah berlawanan (barat ke timur) melaju sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 3153 BF yang dikendarai oleh Muhammad Iqbal Baihaqi (19). Pengendara motor diduga terkejut melihat bus yang tiba-tiba berpindah jalur hingga hilang kendali dan terjatuh. “Kemudian langsung tertabrak oleh bus yang melaju ke arahnya,” terang Ipda Septian.
Akibat tabrakan keras tersebut, korban Muhammad Iqbal Baihaqi mengalami luka serius dan dilarikan ke RS Karang Kembang Babat, namun nyawanya tidak tertolong. “Korban Muhammad Iqbal Baihaqi meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit,” tegasnya.
Mirisnya, bus yang terlibat kecelakaan tersebut tidak berhenti untuk memberikan pertolongan dan langsung melarikan diri melanjutkan perjalanan ke arah barat. Polisi saat ini masih melanjutkan pemeriksaan terhadap sopir bus J untuk mengungkap detail lengkap insiden tabrakan maut ini. [lus/ted]






