Surabaya (beritajatim.com) – Mata yang diforsir untuk menatap layar gawai dalam waktu lama akan beresiko mengalami gangguan kesehatan. Mata yang tidak sehat akan berpengaruh pada penurunan produktivitas harian.
Berbagai pekerjaan belakangan ini lebih banyak dilakukan secara daring. Perubahan pada sistem kerja tersebut turut berpengaruh pada durasi penggunaan gawai. Dalam satu hari, durasi untuk menatap layar gawai bisa mencapai 8-10 jam per hari atau bisa lebih dari itu.
Hal ini tentu bisa menyebabkan berbagai masalah, salah satunya gangguan mata lelah. Mata lelah atau yang juga disebut sebagai astenopia merupakan kondisi saat mata mengalami kelelahan karena terus-menerus digunakan untuk bekerja dalam waktu yang lama atau berlebihan.
Dilansir dari healthy.com risiko terjadinya gangguan mata lelah akan semakin tinggi pada seseorang yang terlalu lama menatap layar gawai. Saat bertatapan langsung dengan layar gawai biasanya jumlah kedipan mata akan menurun hingga tiga kali lipat dari biasanya.
Itu disebabkan karena mata dipaksa terus fokus pada satu pandangan. Biasanya, manusia berkedip sebanyak 15 kali per menit. Di samping karena terlalu lama menatap layar gawai, mata lelah juga bisa terjadi karena menyetir kendaraan untuk jarak tempuh yang jauh.
Mata lelah juga disebabkan karena terlalu lama melihat di dalam ruangan dengan pencahayaan yang minim. Bisa juga karena terpapar cahaya yang terlalu terang atau menyilaukan. Pada kasus ini, mata lelah bisa diatasi dengan mengistirahatkan mata sejenak.
Namun, jika kondisi yang dialami tak kunjung membaik, sebaiknya perlu waspada akan kondisi lain yang memerlukan perawatan medis, seperti adanya kelainan refraksi. Pemeriksaan lebih lanjut ke dokter mata perlu segera diupayakan. Berikut ini beberapa gejala mata lelah.
Mata terasa nyeri, pedih, dan gatal
Tanda yang pertama biasanya akan terasa nyeri pada mata. Ini diikuti dengan mata yang pedih dan terasa gatal.
Mata berair atau kering
Gejala selanjutnya mata yang pedih, nyeri, dan gatal akan berair. Jika tidak, mata terasa kering karena kekurangan air mata.
Pandangan menjadi kabur
Tanda berikutnya adalah timbul bayangan saat melihat suatu benda. Mata pun menjadi kabur akibat kelelahan.
Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya
Biasanya akan lebih sensitif jika ada cahaya. Mata langsung mengedip, atau terasa sangat silau.
Gangguan mata lelah bisa menyebar
Jika sudah cukup parah biasanya akan menyebar pada gangguan di bahu, leher, punggung, dan kepala.
Gejala itu biasa Anda rasakan jika mengalami mata lelah. Coba lakukan pertolongan pertama dengan mengistirahatkan mata. Apabila belum membaik, segera pergi ke dokter mata. (dan/ian)






