Magetan (beritajatim.com) – Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Firman Dwi Cahyono menahan isak tangis saat menghadiri pemakaman Letkol Pnb Anumerta Yuda Anggara Seta di Taman Makam Pahlawan Madiun, Jumat (17/11/2023).
Firman ingat betul saat Yuda masih menjadi siswanya saat di sekolah penerbang. Dia paham bagaimana karakter Yuda. Pun, dia saat itu sungguh percaya bahwa Yuda bisa jadi penerbang tempur kebanggaan TNI AU dan Tanah Air.
Namun, takdir berkata lain, sejak lulus pada 2006 dan langsung bertugas di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, karir Yuda sebagai penerbang harus berakhir. Yuda meninggal dalam kecelakaan pesawat Super Tucano TT-3103 di Pasuruan.
“Almarhum adalah lulusan Akademi Angkatan Udara 2006. Sosok yang berdedikasi, tegar, dan penuh pengabdian psda bangsa dan negara. Dulunya almarhum adalah siswa saya di sekolah penerbang. Saya hapal.betul bagaimana karakternya,” kata Firman usai upacara pemakaman.
Firman pun meminta doa masyarakat agar pihak keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. “Mari kita doakan agar keluarga almarhum diberi ketabahan,” pungkas Firman.
Sebelumnya, Firman menyambut labgsung jenazah Letkol Pnb Anumerta Yuda Anggara Seta di Main Apron Lanud Iswahjudi pada Jumat pagi. Kemudian, dia turut mengantar jenazah untuk disemayamkan di rumah orang tua almarhum di Perumahan Maospati Regency Desa Sugihwaras Kecamatan Maospati Magetan.
Firman juga bertemu dengan ayah almarhum yakni Mayor Purn Purwanto Rohmat dan menyampaikan bela sungkawa serta taliasih. Pun, kemudian menjadi Inspektur Upacara dalam.pemakaman almarhum di Taman Makam Pahlawan Madiun. [fiq/kun]
BACA JUGA: Marsma TNI Firman Dwi Cahyono; Dulu Danskadron 3, Sekarang Danlanud Iswahjudi






