Malang (beritajatim.com) – Serbuan Sejuta Vaksin digencarkan Polri bersama NU dan Kementerian Agama RI. Di Kabupaten Malang, program Sejuta Vaksinasi Booster ini digelar di Gedung Serbaguna PCNU Kabupaten Malang, Kamis (21/4/2022). Sementara pelaksanaan Vaksinasi Presisi Polri, di Masjid Agung Baiturahman Kepanjen.
Uniknya, sejumlah orang yang masuk kategori Lanjut Usia atau Lansia, justru ikut antre memperoleh vaksinasi. Salah satunya, Misdi (69), seorang kakek asal Jalan Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang. Misdi nampak begitu semangat mengikuti vaksinasi di Gerai Vaksinasi Presisi Polres Malang yang ada di Masjid Baiturrahman, Kepanjen.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksin-booster”]
Awalnya, gerai vaksinasi ini didirikan dengan tujuan untuk melayani masyarakat yang melaksanakan vaksinasi setelah salat tarawih. Namun dalam pelaksanaannya, saat siang hari pun juga cukup banyak peminatnya. “Kita bekerja sama dengan pengurus untuk melayani para jamaah yang ingin vaksinasi setelah sholat tarawih,” ungkap Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, Kamis (21/4/2022).
Ferli kemudian mendatangi sejumlah Lansia termasuk Misdi. “Ini adalah bukti jika vaksin itu aman. Kakek Misdi ini yang usianya hampir 70 tahun begitu semangat antre demi mendapatkan vaksinasi booster,” tegasnya.
Misdi menambahkan, bahwa gerai Vaksinasi Presisi Polres Malang ini juga melayani masyarakat yang akan vaksin saat siang hari. “Jadi untuk saat ini gerai kami buka mulai pukul 8 pagi, hingga 9 malam,” sebutnya.
Ferli mengungkapkan, dengan program sejuta vaksinasi kerjasama bareng PWNU, Polri dan Kemenag RI, pihaknya mengajak seluruh masyarakat turut mensukseskan kegiatan tersebut. “Sebelum lebaran harapan kami capaian vaksinasi dapat maksimal. Agar saat lebaran nanti kekebalan imun masyarakat jauh lebih baik, sehingga laju Covid-19 dapat dikendalikan,” kata Ferli mengakhiri. [yog/suf]






