Lumajang (beritajatim.com) – Dampak dari erupsi Gunung Semeru, Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang memprediksi sekitar 500 hektar lebih lahan pertanian di Lumajang terdampak erupsi Gunung Semeru. Wilayah itu terletak di tiga desa di Kecamatan Pronojiwo dan dua desa di Candipuro.
Sejauh ini, Dinas Pertanian Lumajang belum bisa berbuat apa-apa, pasalnya ancaman erupsi susulan masih mengancam Kabupaten Lumajang.
Namun secepatnya, Dinas Pertanian Lumajang akan melakukan koordinasi dengan Menteri Pertanian untuk menentukan langkah mitigasi pendek maupun jangka panjang.
“Besok Pak Menteri kesini, itu akan kami sampaikan kepada beliau untuk memutuskan penanganan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Lumajang, Paiman. Senin (6/12/2021).
Diketahui, pada sabtu (4/12/2021) terjadi erupsi pada Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, banyak rumah warga yang hancur akibat awan panas dan guguran abu vulkanik yang keluar dari dalam perut Gunung tertinggi di jawa itu. (tr/kun)






