Surabaya (beritajatim.com) – Tidak berbeda jauh dengan kehidupan lain, tentu saja ada yang nama hal negatif dan positif. Self talk yang dilakukan secara positif dapat dijadikan sebagai salah satu cara manajemen stres seperti memberikan pandangan hidup lebih optimis sehingga bermanfaat untuk kesehatan jiwa dan raga.
Sebaliknya, ketika self talk yang dilakukan cenderung negatif, maka mampu menekankan self talk positif. Maka, alangkah lebih baik untuk merubah self talk atau dialog batin menjadi sesuatu yang membangun.
Pasalnya, seringkali pola kebiasaan berbicara dengan diri sendiri bersifat negatif sehingga lebih fokus pada gagasan yang sudah terbentuk. Sebagai contoh, ketika seseorang mengalami kegagalan, maka mereka akan lebih mudah mengingat hal negatif dibandingkan sesuatu yang positif.
Bahayanya, ketika kita kita hanya mengingat sesuatu ketika kita tidak melakukan dengan baik, tentu saja hal itu akan menjadi lebih buruk saat dilakukan. Kembali lagi, pesan-pesan diputar kembali dalam pikiran sehingga memicu perasaan negatif. Namun, seringkali sifat manusia sering berbicara kepada diri sendiri sesuatu hal negatif/
Memang benar, bahwa Self talk yang positif berbanding terbalik dengan dialog dalam diri yang negatif. Self talk positif sifatnya bukan hanya narsisme atau terkesan menipu diri sendiri dengan memikirkan hal-hal yang kurang akutan.
Namun, ini lebih ke cara menunjukkan pada diri sendiri tentang belas kasihan dan pemahaman mengenai apa peran penting kehadiran kita dan peristiwa yang sudah dialami.
[berita-terkait number=”3″ tag=”stress”]
Self talk yang positif mengarah pada melihat narasi internal diri sendiri menjadi ide-ide menarik. Selain itu, ketika melakukan self talk positif mampu meningkatkan kepercayaan diri sendiri. Ketika seseorang mempunyai sikap optimisme, maka ini menjadi lebih mudah mencapai tujuan yang maksimal.
Self talk yang positif yang dilakukan secara teratur mampu memberikan bantuan pada seseorang merasa lebih percaya diri untuk mendapatkan sesuatu yang ingin tercapai.
Maka dari itu, perlu adanya penanaman pada diri sendiri serta keyakinan jika menginginkan sesuatu. Apabila masalah datang bukan menjadi hambatan, namun mampu memberikan solusi serta jalan keluar terbaik. (PRD/ian)






