Surabaya (beritajatim.com) – Hujan adalah rahmat dari Allah dan sudah sepatutnya kita syukuri. Namun, jika berlebihan hujan juga bisa membawa bencana alam bagi manusia, namun bukan berarti tidak ada rahmat Allah di balik setiap musibah. Apakah kamu tahu, bahwa hujan adalah salah-satu waktu mustajabah untuk kita berdoa?
Rasulullah pernah bersabda yang bunyinya:
“Berdoalah ketika waktu mustajabah, yaitu ketika perang berkecamuk, iqamah salat dan turunnya hujan.” Begitulah bunyi hadis tersebut jika diterjemahkan.
Hadis lain juga menyebutkan bagaimana keutamaan berdoa ketika hujan;
“Dua do’a yang tidak akan ditolak: do’a ketika adzan dan do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR Al Hakim dan Al Baihaqi.
Allah juga menggambarkan hujan sebagai rahmatnya dalam surat Al-baqarah 22:2
“(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”
Doa saat hujan turun
‘allahumma shoyyiban nafi’an’.
Artinya: Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.
Allahumma hawalaina wa laa ‘alaina, allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.”
Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami ‒bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”doa”]
Allahumma inni as aluka khairahaa wa khaira maa fiiha khaira maa ursilat bih, wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.”
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, serta kebaikan yang Engkau sertakan kirimkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, serta kejahatan yang Engkau kirimkan bersamanya.
Allahumma inni as aluka khairahaa wa khaira maa fiiha khaira maa ursilat bih, wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.”
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, serta kebaikan yang Engkau sertakan kirimkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, serta kejahatan yang Engkau kirimkan bersamanya.
Itulah beberapa kumpulan doa ketika hujan dan bagaimana keutamaannya menurut hadits. (Jhn/ian)






