Surabaya (beritajatim.com) – Kasus Covid-19 masih ada di berbagai wilayah Jawa Timur. Saat ini, kasus tersebut tak hanya di kota besar saja, melainkan juga menyebar di kabupaten.
Berdasarkan data statistik per Rabu (9/11/2022), terdapat sejumlah 703 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Jawa Timur.
Dalam daftar tersebut, Surabaya merupakan wilayah terbanyak yang dikonfirmasi positif yaitu 291 pasien. Kemudian, disusul oleh Kabupaten Sidoarjo yang baru terkonfimasi positif sebanyak 54 orang.
Sementara itu, kabupaten Nganjuk memiliki jumlah penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 32 orang. Begitu pula di Kediri, jumlah penambahan pasien yang terkonfirmasi positif juga sejumlah 32 orang.
Dikutip dari laman infocovid-19.jatimprov.go.id, berikut ini daftar wilayah di Jawa Timur dan jumlah yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Surabaya :291
Kab Sidoarjo : 54
Kab. Nganjuk : 32
Kab. Kediri : 32
Kab. Gresik : 31
Kota Malang : 26
Kab. Mojokerto : 25
Kab. Jombang : 24
Kab. Malang : 23
Kab. Jember : 15
Kab. Bangkalan : 11
Kab. Trenggalek : 10
Kab. Tulungagung : 10
Kab. Bojonegoro : 10
Kab. Blitar : 9
Kota Kediri : 7
Kab. Pasuruan : 7
Kab. Sampang : 7
Kab. Madiun : 7
Kab. Bondowoso : 7
Kab. Banyuwangi : 6
Kab. Ngawi : 6
Kota Mojokerto : 6
Kab. Lamongan : 6
Kota Madiun : 6
Kab. Sumenep : 5
Kab. Ponorogo : 5
Kab. Tuban : 4
Kota Batu : 4
Kota Pasuruan : 4
Kab. Magetan : 4
Kab. Pamekasan : 2
Kota Blitar : 2
Kab. Pacitan : 2
Kab. Probolinggo : 1
Kab. Lumajang : 1
Kota Probolinggo : 1
Meski begitu, angka kesembuhan baru pun cukup tinggi yaitu 620 orang. Sementara itu, tercatat ada 6 pasien yang baru meninggal berasal dari Surabaya, Jombang, Bangkalan dan Bondowoso.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Syahril mengatakan bahwa saat ini Indonesia belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19, mengingat mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi.
“Varian XBB lebih cepat menular, kita harus waspada dan selalu proteksi diri” tutur dr. Syahril yang dikutip dari laman Kemenkes, Rabu (9/11).
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Syahril mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker baik di dalam maupun diluar ruangan, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai masker, dan melakukan tes apabila mengalami tanda dan gejala COVID-19. Selain itu juga menyegerakan vaksinasi booster COVID-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap Covid-19.
“Disiplin memakai masker, tujuan kita tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga orang lain di sekitar kita. Segera juga lakukan booster, untuk mengurangi kesakitan dan kematian akibat Covid-19,” ungkap Syahril.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memanfaatkan akses telemedisin Isolasi Mandiri (Isoman) Kementerian Kesehatan. Melalui layanan ini, masyarakat yang positif Covid-19 bisa mendapatkan layanan konsultasi gratis dan layanan obat gratis .
“Tentunya selama melakukan tes di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan” pungkas Syahril. (nap)






