Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 40 jemaah haji Kabupaten Blitar di Madinah terserang batuk dan flu. Kondisi ini dipicu cuaca panas yang sedang melanda Kota Suci Madinah di Arab Saudi.
Korlap Panitia Penyelenggara Haji Kabupaten Blitar 2023, Mahki menyebut jemaah yang terserang penyakit batuk dan flu tergabung di kloter 12, 13 serta 28. Penyakit batuk dan flu yang menyerang calon jemaah haji ini juga tergolong ringan, sehingga tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.
“Mungkin karena faktor cuaca ya jadi lumayan banyak yang terserang penyakit flu dan batuk tapi ringan rata-rata perumpungan itu dua lah kalau secara kalkulasi umum ya 30 hingga 40 orang,” kata Mahki, Kamis (8/6/2023).
Puluhan jemaah haji Blitar itu diduga belum bisa beradaptasi dengan cuaca panas yang melandasi Kota Madinah. Selain cuaca panas, beberapa hari terakhir di Kota Madinah juga turun hujan sehingga suhu tiba-tiba turun hingga terasa sangat dingin.
Hal itulah yang diduga menjadi penyebab banyaknya jemaah haji asal Bumi Penataran terserang penyakit flu dan batuk. Meski begitu kategori sakit yang diderita oleh jemaah masih tergolong ringan dan tidak perlu mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Baca Juga:
Cuaca Panas, Jemaah Haji Blitar Tetap Sehat Jalani Ibadah
“Memang cuaca kan di Madinah saat ini panas beberapa hari terakhir juga terus kemarin itu turun hujan turun hujan dan suhu langsung turun jadi kemungkinan belum bisa beradaptasi,” terangnya.
Para jemaah haji yang terserang penyakit flu dan batuk itu kini telah mengkonsumsi obat sehingga kondisinya terus membaik. Ke-40 calon jemaah haji yang sakit tersebut pun kini telah diizinkan untuk bergabung dengan rombongan untuk melanjutkan ibadah sunah sebelum ke Mekkah.

“Alhamdulillah secara keseluruhan kondisinya sudah sehat dan sudah bisa melanjutkan sunnah Arbain kegiatan yang lain,” jelas Mahki.
Selain mewaspadai penyakit flu dan batuk, petugas haji dari Kementerian Agama Kabupaten Blitar juga fokus memberikan menjaga kondisi kesehatan para calon jemaah haji lansia. Pasalnya calon jemaah haji Blitar banyak yang berusia lansia.
Mereka pun disarankan oleh petugas haji untuk menggunakan kursi roda. Hal ini dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban akibat cuaca panas yang melanda.
Baca Juga:
Jemaah Haji Tertua Kabupaten Blitar Bahagia Bertemu Menko PMK Muhadjir Effendy di Madinah
Saat ini rombongan calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tergabung dalam kloter 12 dan 13 telah selesai melakukan ibadah sunah Arbain. Ratusan calon jemaah haji itu telah berangkat ke Makkah untuk menjalani ibadah umrah wajib.
Sementara untuk kloter 28 Kabupaten Blitar saat ini masih berada di Madinah untuk menjalankan ibadah sunah Arbain serta melanjutkan kegiatan city tour.
“Hari ini bergeser ke Mekkah dengan mengambil miqat di Bir Ali berpakaian ihram mengambil start dari bir ali untuk melaksanakan umroh wajib,” paparnya. [owi/beq]






