Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 1.300 calon jamaah haji (CJH) yang akan berangkat ke tanah suci pada tahun 2024 ini merupakan calon jamaah haji yang sudah daftar pada 2011 akhir hingga 2012 awal.
Menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Muh Abdulloh Hafith, rata-rata calon jamaah haji yang berangkat ini sudah berusia di atas 50 tahun.
“Sebelum berangkat, mereka sudah kami berikan pembekalan pada bulan Oktober 2023 lalu. Termasuk 500 orang yang masuk kuota cadangan,” ujarnya, Selasa (23/1/2024).
Dengan banyaknya CJH yang sudah menginjak usia di atas 50 tahun ini pihaknya sehingga perlu menegaskan bagi para calon jamaah haji yang istitoah agar menyiapkan fisik, mental, dan kesehatan yang prima.
“Kalau siap berangkat jamaah haji harus siap berwasiat. Jadi saat ibadah tidak kepikiran yang di rumah. Karena di tanah suci 41 hari,” terangnya.
Dari jumlah kuota 1.300 orang yang akan berangkat menunaikan rukun Islam ke lima itu diharapkan bisa melunasi semua biaya perjalanan ibadah haji (BiPIH). “Harapannya yang istitoah atau yang mampu melaksanakan jamaah haji untuk melunasi semua,” pungkasnya. [lus/aje]






