Surabaya (beritajatim.com) – Pebulutangkis asal Pasuruan, Jawa Timur Muhammad Kifin Saputra tampil ngotot di hari kedua tahap turnamen Audisi Umum PB Djarum 2023, di GOR Djarum, Jati, Kudus, Rabu (5/7/2023).
Menariknya, derby Jawa Timur ini mendapatkan perlawanan hebat dari wakil Kota Madiun, Marhabil Rizky Aditiyo. Pertandingan kedua talenta muda tersebut, sangat menguras tenaga dan konsentrasi karena berlangsung tiga gim. Namun, daya juang tinggi peserta kelompok U-11 asal Pasuruan itu akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 22-20, 19-21, dan 21-18.
“Di game pertama saya bisa bermain bagus, tapi kalah di game kedua dan itu membuat saya sempat grogi saat laga penentuan. Untungnya, saya sudah terbiasa bermain rally panjang jadi bisa bertahan sepanjang laga dan jadi pemenang,” cerita Kifin.
Bocah berusia 10 tahun itu bercerita akan kesulitan untuk membiayai keberangkatannya ke Audisi Umum PB Djarum 2023. Berkat bantuan dari klub tempatnya bernaung, PB Azka Pasuruan, pengidola Kevin Sanjaya ini akhirnya bisa menginjakkan kaki di Kota Kretek dan berkesempatan menunjukkan bakatnya di hadapan Tim Pencari Bakat dan deretan legenda bulutangkis Indonesia.
“Saya hampir enggak jadi mengikuti Audisi Umum tahun ini karena orangtua tidak punya uang yang cukup. Tetapi, klub saya mau membantu memberi biaya supaya saya bisa datang ke Kudus. Saya sudah janji kepada orangtua buat berusaha keras demi masuk PB Djarum,” imbuh Kifin.
Latar belakang ekonomi keluarganya itu, Kifin ingin mendulang kesuksesan menjadi pebulutangkis dunia segudang prestasi. Audisi Umum PB Djarum 2023 ini menjadi langkah awal ia meraih impiannya tersebut.
“Saya ingin membuat kedua orangtua bangga dan enggak lagi kesulitan keuangan dengan menjadi pebulutangkis profesional. Saya juga punya mimpi menjadi pemain tunggal putra yang tampil di Olimpiade suatu hari nanti,” ucapnya.
Saat ini Kifin memasuki tahap turnamen hari kedua Audisi Umum PB Djarum 2023, Rabu (5/72023), bakat dan kemampuan para peserta semakin terlihat dan mencuri perhatian Tim Pencari Bakat.
Saat ini sejumlah nama sudah mulai dikantongi sebagai kandidat peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat. Seperti Audisi Umum tahun-tahun sebelumnya, selain Super Tiket dari jalur turnamen, Super Tiket juga akan diberikan oleh Tim Pencari Bakat untuk para peserta yang tidak lolos dari fase turnamen, namun memiliki potensi maupun bakat sesuai kriteria yang ditetapkan oleh Tim Pencari Bakat.
Elemen penilaian berdasarkan beberapa aspek selain hasil pertandingan. Para peraih Super Tiket, baik dari jalur turnamen maupun pilihan Tim Pencari Bakat nantinya akan mengikuti tahap karantina selama empat minggu sebelum akhirnya dinyatakan bergabung dengan PB Djarum.(way/kun)
BACA JUGA:






