Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga bergerak cepat menyikapi maraknya aksi bunuh diri di Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu. Pemasangan pagar pengaman permanen ditargetkan mulai dikerjakan pada Juni 2026 sebagai langkah proteksi ekstra di lokasi tersebut.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jatim, Ahmad Faathir Wicaksono, mengungkapkan bahwa tim saat ini sedang merampungkan perencanaan teknis dan perhitungan anggaran.
”Setelah persiapan perencanaan selesai, kami akan masuk tahap mini kompetisi pada Mei, dan target pengerjaan fisik dimulai Juni 2026. Fokusnya adalah pemasangan pagar di Jembatan Cangar 1 dan Cangar 2,” ujar Faathir kepada beritajatim.com, Kamis (30/4/2026).
Secara teknis, pagar akan menggunakan konstruksi rangka berbahan BRC dan wiremesh dengan ketinggian mencapai tiga per empat dari tinggi jembatan. Langkah ini diharapkan mampu menutup celah potensi aksi nekat pengguna jalan di area tersebut.
DPU Bina Marga Jatim tidak hanya berencana memasang pagar, namun juga meningkatkan pencahayaan di kawasan Jembatan Kembar Cangar guna meminimalisir potensi kejadian yang tidak diinginkan.
Selain pagar setinggi tiga per empat jembatan, pemerintah akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim untuk pengadaan lampu penerangan jalan. Mengingat minimnya akses listrik di lokasi, opsi lampu tenaga surya (solar cell) menjadi solusi yang dipertimbangkan.
”Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Setiap kejadian menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan keamanan infrastruktur,” tegas Plt Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jatim, Ir. Agus Hari Purnomo.
Sebagai antisipasi awal sebelum pembangunan fisik dimulai, sejumlah spanduk dan banner imbauan telah dipasang di bibir jembatan sebagai pengingat bagi para pengguna jalan agar lebih waspada. [tok/beq]






