Malang (beritajatim.com) – Korban selamat terakhir Tragedi Kanjuruhan yang menjalani perawatan medis di RSUD Kepanjen, Kabupaten Malang, akhirnya dipulangkan, Rabu (2/11/2022) siang ini.
Korban atas nama Vicky Hermansyah (20), warga Kelurahan Kesambi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Kepulangan Vicky dari RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Rabu (2/11/2022) dilepas oleh Bupati Malang HM Sanusi beserta Forkopimda Kabupaten Malang.
Vicky dirawat di RSUD Kepanjen Kabupaten Malang sejak tanggal 1 Oktober 2022 lalu atau 30 hari lamanya. Sejak tragedi Kanjuruhan itu, Vicky mengalami koma di ruang ICU lebih dari 2 Minggu lamanya.
“Pemulangan pasien atas nama Vicky ini adalah pasien terakhir yang dirawat di RSUD Kanjuruhan. Semua pasien yang sebelumnya dirawat di sini (RSUD Kanjuruhan, red) selamat dan tidak ada yang meninggal,” ungkap Bupati Malang, Sanusi.
Sanusi mengatakan, terkait dengan kepulangan Vicky ini, sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo serta Puskesmas tempat tinggal Vicky. Setelah dari RSUD Kanjuruhan, Vicky akan diterima oleh Dinkes Kabupaten Sidoarjo yang selanjutnya diantarkan pulang ke rumahnya.
“Nantinya untuk perawatan serta pemantauan pasien ini akan dilanjutkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.
Sebelum proses pemulangan, Bupati Malang bersama Forkopimda menuju ke ruang perawatan Vicky Hermansyah. Di ruangan itu Sanusi dan Forkopimda ngobrol dengan orang tua Vicky.
Kemudian sebelum pulang dengan fasilitas mobil Ambulance 911, Sanusi memberikan karangan bunga. Sementara Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana memberikan bingkisan dan kursi roda.
“Semangat ya Vicky. Semoga segera pulih dan sembuh sedia kala,” ucap Forkopimda ketika melepas kepulangan Vicky.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
Sementara itu, Direktur RSUD Kepanjen Kabupaten Malang, dr.Bobby Prabowo menjelaskan, Vicky mengalami cedera otak kategori berat.
“Vicky mengalami cedera otak berat ya. Sempat kami lakukan perawatan intensif, kita pasangkan ventilator dan dirawat di ruang ICU selama dua minggu,” tegas Bobby.
Bobby menguraikan, Vicky dirawat selama satu bulan penuh di RSUD Kepanjen. “Syukur Alhamdulillah kondisinya terus membaik. Namun butuh tim pendampingan khusus secara psikologis dan juga fisio terapi. Karena Vicky alami bed riden atau tinggal cukup lama di tempat tidur, sehingga perlu fisio terapi untuk tangan, kaki dan lehernya. Serta perlu pendampingan psikiater dan psikolog untuk memulihkan rasa depresi pasca trauma,” pungkas Bobby. [yog/but]







