Jakarta (beritajatim.com) – Kejutan besar terjadi di Circuit of the Americas (COTA) ketika juara dunia Jorge Martin, yang masih dalam masa pemulihan dari cedera mengerikan, muncul tiba-tiba di paddock MotoGP.
Dalam wawancara dengan MotoGP.com, pembalap anyar Aprilia ini mengungkapkan kabar terbaru yang dinanti-nanti penggemar: kembalinya ke lintasan balap sudah di depan mata, dengan Grand Prix Qatar pada 11-13 April sebagai target utama!
Martin terpaksa absen di tiga putaran awal musim ini setelah kecelakaan horor saat latihan Supermoto menjelang pembukaan musim di Thailand. Cedera parah yang dialaminya—patah “sepuluh tulang” di tangan, tulang rusuk, dan kaki—berawal dari tes pramusim di Sepang yang malah berujung petaka.
“Kecelakaan itu jauh lebih buruk dari yang terlihat,” ungkap Martin dengan nada serius. “Tapi proses pemulihan saya berjalan baik—meski bagi saya terasa lambat, dokter bilang ini cepat!” imbuhnya.
Dengan semangat juang yang membara, Martin optimistis bisa kembali beraksi di Qatar. Namun, keputusan akhir ada di tangan tim medis. Pekan depan, ia akan menjalani pemeriksaan krusial di Barcelona untuk memastikan tulang-tulangnya cukup kuat.
“Meski saya merasa lebih baik, kalau tulang belum pulih total, saya tak bisa ambil risiko,” tegasnya.
Kunjungannya ke COTA tak hanya untuk memompa semangat. Martin memanfaatkan waktu bersama tim Aprilia untuk mempelajari lebih dalam cara kerja skuad barunya.
“Saya baru 10 putaran di Sepang, jadi ini kesempatan untuk memahami tim dan membantu dengan pengalaman saya,” katanya.
Sayangnya, usulan Aprilia untuk mengizinkan tes bagi pembalap cedera sebelum comeback ditolak dalam voting pabrikan, tapi Martin tetap santai.
“Yang penting, aturan ini bisa diterapkan tahun depan demi keselamatan,” ujarnya bijaksana. (faw/ted)






