Surabaya (beritajatim.com) – Untuk pertama kalinya, Piala Dunia bakal berlangsung ketika musim dingin di bulan November hingga Desember mendatang. Hal itu berkaitan dengan cuaca di Qatar yang mencapai 42 derajat celcius jika Piala Dunia dilaksanakan di bulan Juni sampai bulan Juli.
Meskipun akan berjalan pada bulan November hingga Desember suhu di Qatar masih di angka 24 derajat celcius. Qatar harus tetap menerapkan langkah-langkah penting guna lebih mendinginkan stadion mereka bagi para pemain dan penonton dari berbagai negara.
Pihak penyelenggara pun telah memasang AC berukuran besar di setiap stadion yang akan dipakai ketika Piala Dunia nanti. Teknologi pendingin udara tersebut memakai energi matahari yang dikembangkan dengan bantuan dari Universitas Qatar.
Dr Saud Abdul Aziz Abdul Ghani, Profesor Engineering di Universitas Qatar yang dijuluki ‘Dr Cool’, menjelaskan hal ini melalui situs FIFA.com. Salah satu hal yang dilakukan Qatar yaitu dengan memasang AC alias sistem pendingin di stadion. Bahkan mereka juga membersihkan udara di dalam stadion tersebut.
“Kami tidak hanya mendinginkan udara, tetapi kami juga membersihkannya. Kami menjernihkan udara untuk penonton. Misalnya, orang yang memiliki alergi tidak akan mengalami masalah di dalam stadion kami karena kami memiliki udara terbersih dan paling murni di sana.”
Saud Abdul Aziz menjelaskan jika sistem yang digunakan untuk mendinginkan stadion itu menggunakan teknik sirkulasi udara.
“Udara akan masuk melalui pipa-pipa yang terpasang di tribun dan corong besar di samping lapangan menggunakan teknik sirkulasi udara. Udara yang didinginkan kemudian ditarik kembali, didinginkan kembali, disaring dan dihembuskan keluar ke tempat yang dibutuhkan,” ungkapnya dilansir dari situs FIFA.com
“Hal terpenting untuk mendinginkan secara efektif adalah anda tidak ingin angin luar masuk ke stadion. Itu sebabnya ukuran dan desain stadion harus dipelajari dan diubah sedemikian rupa sehingga menghalangi masuknya udara hangat ke dalam stadion.”
Sementara itu, undian tim peserta Piala Dunia 2022 sudah berjalan pada Jumat, 4 Januari lalu. Gelaran pertama Piala Dunia pada daerah timur tengah itu bakal dibuka pertandingan Senegal kontra Belanda di Stadion Al Thumama pada 21 November mendatang. (dan/ian)






