Surabaya (beritajatim.com) – Untuk menjalin hubungan dengan seseorang, mestinya tak sekadar mengambil hati pasangan, tapi juga sepaket dengan calon mertua dan keluarganya.
Hal ini perlu dilakukan agar hubungan dapat berjalan dengan baik ke depannya. Terlebih jika ingin mendapat restu calon mertua.
Bagi sebagian orang, terutama yang baru pertama kali melakukannya, hal ini justru membuat gugup dan mungkin timbul perasaan tidak percaya diri.
Maka dari itu perlu mengawalinya dengan melakukan pendekatan atau PDKT terlebih dahulu. Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk PDKT dengan calon mertua, di antaranya;
Berpenampilan yang baik
Hal pertama yang pasti dinilai seseorang ialah cara ia dalam berpakaian. Begitu juga dengan calon mertua dan keluarga pasangan. Maka untuk mendapatkan kesan yang positif, tentu perlu mengenakan pakaian yang setidaknya layak dan pantas.
Bisa juga sebelum menentukan pakaian apa yang hendak digunakan saat berkunjung, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu, bagaimana keluarganya.
Bawa buah tangan
Buah tangan yang umum dibawa saat berkunjung ke rumah calon mertua ialah martabak dan jenis kue-kuean lainnya. Bisa juga membawa oleh-oleh khas daerah tertentu, atau hal lainnya yang memang pantas untuk dibawa.
Hal ini tidak semata untuk mendapatkan perhatian keluarga pasangan, tapi juga memang menjadi salah satu budaya bertamu, khususnya di Indonesia.
Jangan pasif
Saat berkunjung atau bertamu tentunya jangan pasif. Terlebih jika itu menyangkut keluarga pasangan. Namun, bukan berarti dapat diartikan untuk terlalu aktif.
Misalnya, jangan melulu menjawab dan merespon pertanyaan calon mertua, tapi juga sesekali coba melempar obrolan terlebih dahulu. Pastinya topik yang dibahas santai dan tidak perlu terlalu berat.
Jika perlu, tawarkan bantuan saat keluarga pasangan terlihat sibuk atau kesusahan dalam melakukan sesuatu. Misalnya dengan membereskan meja atau sebagainya.
Hindari pembahasan yang bersifat sensitif
Menghindari sikap pasif bukan berarti semua hal bisa menjadi bahan obrolan. Tak ayal jika ingin mendapatkan kesan positif, maka hindari pula pembahasan yang bersifat sensitif.
Jika hal ini dilakukan, bisa saja justru membuat keluarga pasangan menganggapmu sebagai orang yang pintar, sok tahu, suka ikut campur, dan tidak tahu situasi. Sehingga hanya akan membuat mereka bad mood atau bahkan ilfeel.
[berita-terkait number=”3″ tag=”film”]
Berteman dengan saudara pasangan
Berteman dengan saudara pasangan nyatanya juga dapat menjadi nilai lebih. Setidaknya berteman dengan saudara pasangan juga bisa memudahkanmu untuk mengenal lebih jauh doi dan keluarganya.
Selain menambah teman, hal ini juga dapat memberikan kesan bahwa kamu bisa merupakan sosok yang menyenangkan dan bisa berbaur dengan keluarga pasangan Sehingga memungkinkan untuk mendapatkan restu calon mertua dengan lebih mudah.
Anggap calon mertua seperti orang tua sendiri
Menganggap calon mertua seperti orang tua sendiri juga akan meninggalkan kesan canggung dan berjarak. Maka hal ini perlu dilakukan agar hubungan bisa terasa lebih akrab, tapi masih dengan sikap yang sopan.
Seperti apapun orang tua pasangan, mereka tetap orang yang sudah membesarkan orang yang kamu cintai selama ini. (Fyi/ian)






