Surabaya (beritajatim.com)- Bagi kebanyakan orang, kopi mungkin lebih dari sekadar minuman. Ia bisa jadi pengantar suasana pagi, teman kerja, pendongkrak mood, bahkan ritual penting sebelum memulai aktivitas. Namun, di balik kenikmatannya, kopi tetap mengandung kafein yang kalau dikonsumsi sembarangan bisa berdampak kurang baik untuk tubuh,
Oleh karena itu, penting untuk tahu cara ngopi yang benar agar tetap sehat dan tetap bisa menikmati manfaatnya tanpa harus mengorbankan kualitas tidur. Berikut enam cara sederhana yang bisa kamu terapkan dalam kebiasaan ngopi harianmu.
1. Batasi konsumsi kopi maksimal 1–2 cangkir per hari
Kunci utama dalam menikmati kopi tanpa efek samping yang berlebihan adalah membatasi jumlahnya. Rata-rata orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi kafein sekitar 200–400 mg per hari, dan itu setara dengan satu hingga dua cangkir kopi tergantung jenis dan tingkat roasting-nya. Terlalu banyak kopi bisa membuat jantung berdetak terlalu cepat, pikiran menjadi gelisah, tangan gemetar, dan tidur pun menjadi kacau. Dengan membatasi konsumsi kopi, kamu bisa meningkat fokus, energi, dan konsentrasi tanpa membuat tubuhmu kewalahan.
2. Hindari minum kopi setelah jam 3 sore
Salah satu alasan utama orang sulit tidur adalah karena minum kopi terlalu malam. Kafein itu mempunyai waktu paruh (half-life) sekitar 5–6 jam, artinya separuh efeknya masih ada di tubuh bahkan beberapa jam setelah kamu meminumnya. Itu sebabnya minum kopi selepas jam 3 sore sangat berisiko mengganggu ritme tidurmu. Apalagi kamu tipe yang sensitif terhadap kafein, bahkan minum kopi setelah makan siang pun bisa memengaruhi tidurnya.
3. Kurangi gula, krimer, dan topping manis
Masalah kesehatan dari kopi sering kali bukan berasal dari kopinya, tetapi apa yang kamu campurkan di dalamnya. Gula, krimer, susu berperisa, whipped cream, sampai saus karamel atau cokelat membuat kopimu berubah menjadi minuman manis tinggi kalori. Terlalu sering minum kopi manis dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan, gula darah tidak stabil, bahkan memicu jerawat dan masalah kulit lainnya. Jadi, kamu bisa mulai dengan langkah kecil seperti mengurangi jumlah gula sedikit demi sedikit.
4. Pilih kopi hitam atau kopi dengan susu rendah lemak
Jika kamu ingin minum kopi yang lebih sehat, pilihlah kopi hitam atau kopi dengan tambahan susu rendah lemak. Kopi hitam mengandung kalori yang sangat rendah dan lebih mudah diterima tubuh jika kamu tidak menambahkannya dengan bahan lain. Selain lebih sehat, kopi hitam juga mempunyai efek yang baik seperti meningkatkan fokus, menjaga metabolisme, dan kaya antioksidan.
5. Minum air putih sebelum dan sesudah ngopi
Salah satu sifat kafein adalah memiliki efek diuretik ringan, yaitu membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih, kamu bisa mengalami dehidrasi tanpa sadar. Itulah kenapa minum kopi sebaiknya tidak dilakukan saat tubuh sedang kekurangan cairan. Minum segelas air sebelum ngopi membantu tubuhmu dalam memproses kafein dengan lebih baik.
6. Pilih camilan sehat sebagai pendamping
Banyak orang ngopi sambil ditemani camilan, tetapi pilihan camilan sangat memengaruhi seberapa sehat aktivitas ngopimu. Rokok, gorengan, atau kue manis justru membuat manfaat kopi hilang dan menambah risiko kesehatan lainnya. Karena itu, pilihlah camilan yang lebih sehat seperti kacang-kacangan tanpa garam, buah segar, roti gandum, atau yogurt rendah gula. Makanan sehat sebagai pendamping kopi membuat kadar gula darahmu lebih stabil, mengurangi risiko lapar berlebihan.
Ngopi memang bisa menjadi aktivitas menyenangkan yang menambah energi. Namun, yang paling penting adalah bagaimana kamu menikmatinya. Dengan cara- cara di atas kamu bisa menikmati kopi tanpa takut mengganggu pola tidur atau kesehatanmu.
[Pranata Dewi Ratna Swari]






