Surabaya (beritajatim.com) – Belakangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa curah hujan berintensitas tinggi akan terjadi di berbagai wilayah dan hampir turun di setiap harinya. Al hasil genangan yang belum surut dapat menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Tak terkecuali di jalan tol maupun jalan raya normal.
Jika semua jalanan sudah tergenang air tentu pilihannya hanya menerobos genangan dan terkadang sebagian pengendara melupakan kondisi rem setelah itu.
Bahkan pengendara suka tak sadar jika mobil mengalami rem blong usai menerjang banjir, walaupun hal tersebut lumrah terjadi namun pengendara harus tetap waspada.
Workshop Head Isuzu Astra Biz Centre BSD Sanusi menjelaskan jika rem kehilangan daya cengkram akibat komponen tersebut mengalami basah seperti setelah terendam air.
Pasalnya jika rem dalam kondisi basah, umumnya tidak menggigit jadi jangan langsung ngebut dan jangan terlalu yakin jika rem tersebut dapat berfungsi normal.
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Sanusi berharap para pengendara dapat menerapkan beberapa pengawasan tentang rem kendaraan mereka.
Aktivitas ini kerap disebut sebagai kocok rem mobil, yakni setelah melewati genangan air yang cukup tinggi atau melalui banjir, kondisi rem akan berbeda dengan keadaan normal.
Selain itu, genangan air bisa menyebabkan banyak kotoran menyelinap ke dalam rem sehingga efeknya membuat komponen sulit bekerja. Nah untuk mengatasinya, kocok terlebih dahulu rem setelah terkena air.
[berita-terkait number=”6″ tag=”tips”]
Setelah ban dan rem terkena air, jangan asal ngebut. Pastikan dahulu jika rem bekerja optimal. Hal ini bisa Anda coba saat melaju dengan kecepatan rendah, agar dapat merasakan daya cengkeram rem yang baik. Rasakan dengan menginjak pedal rem perlahan – lahan.
Setelah selesai digunakan, sebaiknya bagian rem kendaraan dibilas dengan air bersih atau Anda dapat membawanya ke tempat pencucian mobil agar kotoran hilang dari komponen rem.
Perlu diingat, jika kotoran dari genangan air dapat menyebabkan bagian piringan atau disc brake berkarat, bahkan terkikis karena banjir mengandung kerikil. Jadi gimana, cukup mudah kan? Tapi ingat di jalan harus tetap hati-hati. (frs/ian)






