Membuat resume kerja merupakan hal yang sangat penting ketika hendak mencari pekerjaan. Akan tetapi, resume yang menarik belum tentu sesuai dengan kriteria HRD atau perekrut di perusahaan. Maka dari itu, Anda pun tetap harus mengetahui cara membuat resume kerja yang sesuai kriteria HRD.
Secara singkat resume kerja dapat diartikan sebagai Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup. Resume ini adalah syarat yang sangat penting saat Anda melamar pekerjaan di suatu perusahaan. Informasi mengenai resume dan CV yang berkualitas dari berbagai bidang pekerjaan bisa langsung klik link berikut https://cvmenarik.com/
Isi dari resume kerja ini adalah informasi diri dari pencari kerja. Dari hal yang paling umum, seperti nama, tempat tanggal lahir, alamat, dan lain-lain. Selain itu, dalam resume pun berisi pengalaman kerja sampai organisasi. Beberapa juga kerap mencantumkan riwayat pendidikan.
Cara Membuat Resume Kerja
Perekrut atau HRD di perusahaan bisa menerima ratusan bahkan sampai ribuan resume kerja dalam masa rekrutmen. Maka dari itu, butuh waktu cepat bagi rekruter dalam melihat isi resume kerja yang sesuai kriteria. Dengan begitu, tentu pencari kerja pun harus mengetahui cara membuat resume kerja yang sesuai sehingga bisa menarik minat HRD. Berikut ini adalah uraian lengkap yang bisa Anda pelajari.
1. Desain yang Menarik dan Kreatif
Desain resume kerja yang menarik dan kreatif tentu akan menarik minat HRD atau perekrut untuk melihat. Akan tetapi, jangan terlalu fokus dalam membuat desain sehingga melupakan isi dari resume kerja itu sendiri. Anda bisa memilih penggunaan warna yang sesuai tanpa harus menggunakan ornamen yang berlebihan.
Akan tetapi, jika Anda melamar di industri kreatif, tentu resume kerja yang menarik bisa menjadi nilai lebih dan memang dituntut untuk kreatif. Dengan kata lain, kreativitas itu harus disesuaikan dengan perusahaan yang akan dilamar.
2. Cantumkan Identitas Seperlunya
Mencantumkan identitas merupakan hal yang sangat penting dalam membuat resume kerja. Akan tetapi, Anda harus memasukan identitas diri seperlunya saja. Seperti biasa, yaitu nama, nomor telepon, surel, atau sosial media. Pastikan juga Anda mencantumkan data diri yang lengkap dan mendetail, seperti tempat tanggal lahir, agama, sampai hobi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lowongan-pekerjaan”]
Akan tetapi, jika memang rekruter tidak memerlukan informasi tersebut, sebaiknya Anda tidak mencantumkannya. Anda pun bisa memasukan foto formal ataupun kasual sesuai dengan karakter perusahaan yang dilamar. Riwayat pun perlu dicantumkan dengan jelas dan detail untuk menarik minat HRD.
3. Masukan Pengalaman Kerja yang Detail
Pengalaman kerja merupakan elemen yang penting dalam membuat resume kerja. Pastikan Anda mencantumkan pengalaman kerja dengan sistematis dan sesuai dengan tahun kerja serta posisi yang Anda pegang saat itu. Selain itu, cantumkan juga berapa lama Anda bekerja di perusahaan lama.
Dengan mencantumkan pengalaman kerja yang jelas dan detail, HRD atau perekrut pun bisa dengan mudah melihat kompetensi Anda berdasarkan pekerjaan yang pernah Anda lakukan. Tidak hanya itu, tambahkan pengalaman berorganisasi jika memang memilikinya, apalagi jika organisasi yang Anda lakoni merupakan organisasi terkenal.
4. Sertakan Skill dan Keahlian yang Dimiliki
Menyematkan skill atau kemampuan dalam resume kerja adalah salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan ketika melamar pekerjaan. Akan tetapi, Anda pun harus mencantumkan skill dan keahlian sesuai dengan posisi yang sedang Anda lamar.
Tidak hanya itu, Anda pun harus menghindari skill dan keahlian yang terlalu umum. Anda bisa memasukan hal yang lebih spesifik, seperti kemampuan menulis, skill editin fotografi, dan lain sebagainya. Dengan begitu, resume kerja yang Anda buat bisa lebih menarik perhatian HRD atau perekrut.
5. Cantumkan Training Atau Kursus Jika Ada
Jika Anda adalah orang yang senang mengikuti training atau kursus, alangkah baiknya Anda mencantumkan riwayat kursus tersebut ke dalam resume kerja. Hal ini tentu dilakukan bukan tanpa alasan. Dengan memasukan training atau kursus yang sudah Anda jalani, tentu perekrut pun bisa lebih percaya dengan berbagai skill dan keahlian yang Anda cantumkan dalam resume kerja.
Tidak hanya itu, dengan mencantumkan training atau kursus pun bisa menandakan bahwa Anda adalah orang yang kompeten dan senang belajar dengan bidang yang saat ini akan dilamar. Dengan begitu, HRD atau perekrut akan lebih tertarik dalam melihat resume kerja Anda.
Nah itu, dia beberapa uraian cara membuat resume kerja yang sesuai kriteria HRD. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, bukan tidak mungkin, Anda bisa mendapatkan pekerjaan impian Anda dengan mudah.
Meskipun begitu, Anda pun tetap harus berjuang dan terus belajar untuk bisa mendapatkan pekerjaan impian. Apalagi, pekerjaan yang Anda inginkan memiliki pesaing yang banyak. Artinya, Anda pun harus bisa lebih menonjolkan karakter yang baik dan juga pribadi yang profesional. Sehingga, perekrut pun tidak ragu untuk merekrut Anda sebagai karyawan. Selamat mencoba. (ted)






