Jember (beritajatim.com) – Seluruh pengurus dan calon legislator Partai Amanat Nasional (PAN) mengenakan sarung saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (12/5/2023) sore.
Dipimpin Ketua Dewan Pimpinan Daerah PAN Jember Abdussalam yang berkacamata hitam, kedatangan pengurus dan para caleg diiringi musik patrol. Kedatangan mereka disambut lima komisioner KPU dan Ketua Badan Pengawas Pemilu Tobroni.
“Perjuangan kami panjang, pemberkasan saat ini luar biasa. Semua menggunakan sistem online, dan kami mengikuti semua persyaratan. Kami daftarkan 50 orang bakal calon legislator dan kuota 30 persen caleg perempuan terpenuhi,” kata Abdussalam.
Para caleg berjalan kaki dari kawasan Gebang yang berjarak sekitar empat kilometer. “Kami ingin bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami juga membawa sembako yang kami bagikan sepanjang jalan,” kata Abdussalam.
Musik patrol diperdengarkan karena bagian dari kearifan lokal Jember. “Kami juga membawa ikon Jember Creative. Di sini kami disambut hadrah, mudah-mudahan kami mendapat syafaat dari rasul kita,” kata Abdussalam.
Kenapa mengenakan sarung? “Bersarung semua karena PAN di Jember berinovasi mengikuti kultur yang ada. PAN terbuka untuk semua. Logo kita matahari, matahari untuk semua umat. PAN juga begitu. Tidak harus warga Muhammadiyah, tidak harus NU. Semuanya berkesempatan menjadi kader PAN,” kata Abdussalam.
Abdussalam menargetkan tujuh kursi DPRD Jember. “Setiap daerah pemilihan di Jember ada kursinya, DPRD Jawa Timur ada kursinya, DPR RI ada kursinya,” katanya.
“Kalau sudah menjadi wakil rakyat melalui PAN, silakan membesarkan organisasi masing-masing tapi tetap setia melayani rakyat melalui PAN,” kata Abdussalam.
Target tujuh kursi DPRD Jember dinilai realistis oleh Abdussalam. “Kami harus memiliki pasukan yang siap untuk perhelatan nanti. Struktur pasukan kami juga sudah siap mulai dari pengurus dewan pimpinan daerah sampai ranting. Sebanyak 16 ribu orang pasukan kami siap. Itu dapur kami,” katanya. [wir]






