Jember (beritajatim.com) – Seluruh calon legislator PDI Perjuangan naik 50 becak dengan diiringi musik patrol dari kantor dewan pimpinan cabang di Baratan Wetan, Kecamatan Patrang, menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kamis (11/5/2023).
Lima puluh caleg itu diiringi ratusan kader dan pengurus PDI Perjuangan mendaftarkan diri untuk mengikuti pemilihan umum. Rombongan dipimpin langsung Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember Widarto dan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Edi Cahyo Purnomo.
Jarak antara kantor DPC PDI Perjuangan dengan KPU Jember kurang lebih 3,2 kilometer. Agus Sofyan, bendahara DPC PDI Perjuangan Jember yang juga caleg petahana yang saat ini menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Jember, bahkan mengayuh becak sendiri dengan penumpang Indrijati, caleg perempuan petahana.
Agus harus mengayuh pedal becak sendiri karena rantai becak yang seharusnya ditumpanginya mengalami kerusakan. “Akhirnya saya yang mengayuh becak yang ditumpangi Bu Indri,” katanya.
Widarto mengatakan, becak adalah simbol partai ‘wong cilik’. “Kita berangkat sama-sama seperti rakyat. Bakal calon legislator kita adalah orang-orang biasa yang kesehariannya bersama rakyat. Maka pendaftaran pun kita naik becak sebagaimana rakyat biasa,” katanya.
“Musik patrol menyimbolkan bahwa kami berpolitik dengan kebudayaan, berpolitik dengan santun, dengan keadaban, dengan penuh kegembiraan. Karena patrol adalah budaya Jember, kami ikutkan hari ini mengiringi kami,” kata Widarto.
Widarto menambahkan, dari 50 bakal caleg, ada 20 perempuan yang setara dengan 40 persen. “Setiap tiga caleg harus ada satu perempuan, dan sudah kami penuhi. Berkas kami secara administrasi sudah lengkap. Tapi kami patuh dan tunduk mengikuti tahap verifikasi administrasi dan perbaikan,” katanya. [wir]






