Surabaya (beritajatim.com) – Founder Wadah Kemasyarakatan Ruang Wong Alit (Rawit) sekaligus calon legislatif (caleg) Partai Golkar Surabaya Kartuji menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan bahan pokok (bapok) kepada lansia di Ambengan Batu, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.
“Saya mendapatkan informasi disini (Ambengan Batu) banyak lansia yang harus dibantu. Maka dari itu saya tergerak untuk membagikan bapok untuk membantu kebutuhan pangan warga,” kata Kartuji di lokasi, Selasa (20/6/2023).
Kartuji juga mengantar langsung bapok ke rumah 3 orang warga lansia dengan berjalan kaki menyusuri gang – gang sempit di wilayah RT 6 Ambengan Batu.
“Alhamdulillah saya tahu langsung bagaimana kondisi dan sitiuasi tempat tinggal 3 warga tersebut, karena memang beliau-beliau sudah sepuh,” ujar Mas Ji sapaan lekatnya.
Menurut Mas Ji, baksos ini merupakan agenda rutin yang biasa dilakukan Rawit sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat ekonomi kelas bawah di Kota Surabaya.
Selain itu, dia juga mulai mengenalkan diri sebagai fungsionaris Partai Golkar Surabaya kepada masyarakat.
“Ini rutinitas, sudah dua setengah tahun ini kami lakukan. Yang beda saya sudah menjadi fungsionaris partai Golkar Surabaya yang memang tugasnya adalah menjalin keharmonisan dengan masyarakat luas,” katanya.
Baca Juga: Pemilu Terbuka, Golkar Surabaya: Kuatkan Prinsip Dasar Demokrasi
Caleg Partai Golkar Dapil 2 Surabaya ini saat berbincang santai dengan warga pun mendapatkan berbagai uneg-uneg permasalahan warga di Ambengan Batu. Mulai dari bantuan sosial hingga usaha yang sepi.
“Mereka curhat bagaimana sepinya usaha warung milik seorang warga. Lalu ada juga bagaimana proses pemilahan terkait ditetapkan atau dicoretnya status warga yang hendak menerima bantuan sosial dari pemerintah,” katanya.
Warga juga berpesan kepada Kartuji dan Rawit untuk terus hadir di tengah–tengah masyarakat terutama yang membutuhkan bantuan. Mas Ji juga berjanji akan konsisten turun dan membantu masyarakat.
“RAWIT dididirikan salah satu tujuan nya untuk membantu warga dan juga membantu pemerintah kota Surabaya apabila ada masyarakat yang kurang mampu dan belum tersentuh bantuan,” pungkas Mas Ji.[asg/ted]






