Jakarta (beritajatim.com) – Cak Imin mematok target PKB menang dengan perolehan suara minimal 30 persen di Jawa Timur. Ketum PKB ini mengklaim elektabilitas partainya di Jatim saat ini berada di posisi teratas dengan 24 persen.
“Untuk Jatim kita juga sangat tinggi, tapi belum sampai target kita 30 persen di Jatim sehingga kita bisa menentukan arah pembangunan Jatim ke depan,” katanya.
Cak Imin menyebut berbagai survei menunjukkan elektabilitas PKB di tingkat nasional juga naik. Terakhir, berdasarkan hasil survei terbaru yang dikeluarkan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), elektabilitas PKB mencapai 10,3 persen.
Baca Juga:
DPC PKB Kota Kediri Gelar UKK untuk 32 Bacaleg
Di survei tersebut, PKB mengungguli Partai Golkar yang meraup suara 9,1 persen. Angka tersebut juga melebihi elektabilitas PKB pada Pemilu 2019 lalu sebesar 9,69 persen.
“Alhamdulillah, kita sangat bangga, bersyukur, beberapa lembaga survei, terakhir SMRC, kenaikan PKB cukup signifikan dan ada beberpaa lembaga survei yang menunjukkan tren elektabilitas kita menuju dua besar,” ujar Cak Imin.
Namun dia mengingatkan, survei hanyalah salah satu indikator. Sehingga para kader dan pengurus PKB tidak boleh lengah.
Baca Juga:
Pengasuh Ponpes Sidogiri Ajak Alumni Dukung Gus Muhaimin
“Lebih penting adalah pembuktian. Jangan lena, jangan lalai. Kita harus terus bekerja keras dan membuktikan PKB bisa menang di 2024,” tegasnya.
Cak Imin menambahkan, dengan kekuatan kultural Nahdlatul Ulama (NU) serta struktural kepartaian yang solid, pihaknya optimistis bisa maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang.
“Modal kita cukup untuk memimpin Indonesia ini,” katanya. [hen/beq]






