Jember (beritajatim.com) – Hendy Siswanto menghabiskan akhir pekan dengan menginap di rumah warga Desa Pace, Kecamatan Silo, Minggu (27/10/2024), setelah melakoni debat perdana pasangan calon bupati dan wakil bupati pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Calon bupati nomor urut 1 ini menginap di rumah Haji Hadi. “Saya tidur semalam. Kami mengikuti aktivitas keluarga, dan sekalian jalan-jalan,” kata Hendy, Senin (28/10/2024).
Hendy mulai beraktivitas di Silo sejak pukul dua siang kemarin. Ia mengawalinya dengan menyapa warga di Desa Sidomulyo dan Garahan. “Jalan-jalan di Garahan bagus. Sementara di Sidomulyo masih banyak jalan yang rusak. Ini akan segera kami perbaiki,” katanya.
Hendy bertemu sejumlah warga yang menyampaikan sejumlah hal, di antaranya pupuk. “Itu menjadi pekerjaan rumah kami. Kami terus berupaya distribusi pupuk (bersubsidi) lebih memudahkan petani,” katanya. Sebagian besar petani di Silo adalah petani kopi.
Keguyuban warga desa sangat terasa. Saat dia dan tuan rumah sedang duduk bersantai di teras, warga yang melintas dengan mengendarai mobil pun menyapa. Ini membuat Hendy gembira. “Mereka menyampaikan baru sekali ini ada bupati yang mau tidur di rumah warga,” katanya.
Hendy sempat terkejut karena kendati malam tiba, suasana desa tak lantas sunyi. “Aktivitas jam delapan atau setengah sembilan malam masih ada orang berlalu lalang. Kami ngobrol bareng sampai malam. Kebetulan ada nonton bareng pertandingan sepak bola Indonesia melawan Australia. Dilanjutkan pertandingan sepak bola Liga Inggris, kalau tidak salah. Saya tidak tahan, dan memilih tidur,” katanya.
Malam itu, Hendy juga bertemu dengan sejumlah pemuda di Badan Usaha Milik Desa Kafe Karjo, di Desa Karangharjo. “Mereka pegiat bisnis kopi dan UMKM, dan ada juga anak muda yang beraktivitas di bidang informasi masyarakat,” katanya. Suasana pertemuan yang gayeng membuat Hendy senang.
Hendy bangun pada pukul tiga dini hari, Senin (28/10/2024). Seusai salat subuh, dia berkeliling menemui sejumlah ulama antara lain Kiai Farid, Kiai Jauhari, Kiai Fahmi, Kiai Helmi, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Hendy sempat berkomunikasi via video call dengan KH Abdul Muqit Arief, Wakil Bupati Jember 2016-2021, yang tinggal di Silo. Kebetulan dia tengah berada di Madura.
Sementara itu, istri Hendy, Kasih Fajarini, bergegas menuju Pasar Sempolan setelah salat subuh. Dia bertemu dengan sejumlah emak-emak. Mereka melakukan senam pagi bersama kurang lebih 300 orang warga.
Pukul 15.30, Hendy bertakziah di rumah salah satu ketua rukun tetangga yang meninggal dunia. “Kami akan segera urus BPJS Tenaga Kerja-nya,” katanya. [wir]






