Banyuwangi (beritajatim.com) – Calon Bupati Banyuwangi nomor urut 1, Ipuk Fiestiandani melakukan kunjungan atau sowan ke Pembina Semaan Al-Qur’an Moloekatan Gus Miek, Gus Thuba Topo Broto Maneges, di Banyuwangi.
Keduanya tampak akrab, hingga muncul obrolan membahas tentang berbagai hal. Terutama terkait perkembangan Banyuwangi saat ini.
“Saya melihat Banyuwangi saat ini sudah baik. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” kata Gus Thuba pada Ipuk, Rabu (8/10/2024).
Pada pertemuan itu, Gus Thuba juga memberikan saran dan masukan pada Ipuk. Salah satunya meminta agar memperbanyak semaan Al-Qur’an di Banyuwangi.
“Ke depan perbanyak semaan Al-Qur’an di Banyuwangi agar lebih diberkahi Allah,” pinta Gus Thuba.
Bahkan, Gus Thuba dijadwalkan akan menggelar Semaan Al-Qur’an Moloekatan Gus Miek di Banyuwangi dalam waktu dekat.
Sementara Ipuk bersyukur bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan Gus Thuba. Ipuk mengatakan dalam diskusi tersebut, dia juga meminta masukan dan doa dari Gus Thuba.
“Alhamdulillah bisa silaturahim dengan Gus Thuba. Kami mendapat banyak masukan dari beliau,” kata Ipuk.
Gus Thuba merupakan cucu dari ulama besar dan tokoh Nahdlatul Ulama karismatik asal Kediri, KH Hamim Tohari Jazuli atau yang lebih dikenal dengan Gus Miek. Sementara ayah Gus Thuba, yakni Kiyai Tijani Robert Saifunnawas atau dikenal dengan Gus Robert merupakan anak ke-3 Gus Miek dari 6 bersaudara.
Gus Miek juga dikenal pendiri Majelis Dzikrul Ghofilin, yang terus berkembang hingga sekarang dan diteruskan oleh Gus Thuba. Belakangan majelis tersebut populer dengan nama Majelis Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek. (rin/ted)






