Malang (beritajatim.com) – Sebagian besar pelaku usaha mulai banyak memanfaatkan platform digital dalam melakukan promosi maupun membentuk sebuah komunitas. Seperti yang dilakukan oleh Byek Banyuwangi.
Tak sendirian, dalam menjalankan usaha tersebut, Akbar Wiyana dibantu oleh dua orang temannya yang lain, yakni Onky dan Anjar. Dimana, masing-masing orang memiliki job desk masing-masing.
“Kalau saya menjalankan kegiatan produksi dan membuat konten. Kemudian, Onky sebagai desain grafis yang mendesain serta menentukan desain konten. Sedangkan Anjar sebagai marketing,” kata Founder Byek Banyuwangi, Akbar Wiyana.
Mulanya, mereka membuat sebuah komunitas melalui media sosial, yakni Instagram dan Facebook.
“Kami memulai ini pada bulan Maret 2016. dengan mengangkat tema budaya Banyuwangi (Adat, tradisi, kebiasaan, bahasa, sejarah),” papar dia.
Setelah komunitas terbentuk, di tahun yang sama, Byek Banyuwangi kemudian menjalankan bisnisnya di bidang fashion dengan tetap mengangkat kearifan lokal dengan menggabungkan tren yang sedang digandrungi oleh anak muda.
“Adapun produk yang diangkat diantaranya kaos, jaket, celana, topi, tas, dan beberapa aksesoris lainnya,” kata dia.
Sejauh ini, mereka kerap menghadapi tantangan saat menjalani bisnisnya. Pertama, yakni terkait pesanan kaos yang mendadak.
“Kami berupaya mengatasinya dengan memperbanyak relasi penjahit, penyablon, dan rekanan kerja baru, sehingga dapat support kebutuhan kami,” papar dia.

Selain itu, mereka juga kerap kesulitan mendapat bahan baku, kareena cenderung terbatas. Mereka saat ini sedang berupaya aktif untuk mencari supplier baru.
“Kemudian, mencari desain baru untuk memenuhi permintaan pasar. Cara mengatasinya dengan refreshing dengan tim, meet up, liburan bersama dengan diselingi obrolan tujuan bisnis kedepannya,” imbuh dia.
Baca Juga: Tiba di Banyuwangi, Pasangan AMIN Disambut Shalawat Thola’al Badru
Ke depan, mereka berharap, proyek yang akan dibuat ialah membuat produk dengan kemasan yang lebih compact. Kemudian, berkolaborasi dengan creator lain seperti penulis buku, barista, bahkan seniman.
“Caranya, dengan menggabungkan produk mereka dengan produk Byek. Goals, Byek Banyuwangi menjadi salah satu creator industri kreatif yang dapat menggandeng beberapa creator,” lanjut dia. (ted)
===============
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






