Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah bus mini terbakar di dalam Terminal Kertajaya, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Minggu (16/3/2025) dini hari. Bus hijau milik Hikmah Trans Jaya dengan nomor polisi W 7308 UW yang melayani trayek Mojokerto-Surabaya ini terbakar sekitar pukul 03.00 WIB.
Dua unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Dibantu oleh warga dan relawan, petugas berhasil mengendalikan kebakaran yang melanda bagian belakang bus produksi tahun 1995 tersebut. Api akhirnya bisa dipadamkan dalam waktu sekitar 45 menit, tepatnya pada pukul 03.45 WIB.
Kapolsek Magersari, Kompol Amat, menjelaskan bahwa bus tersebut dalam keadaan kosong saat kejadian. “Tidak ada yang tahu awal mula, tiba-tiba api sudah membakar bus. Bus kosong, parkir di terminal. Sopir pulang di sekitar komplek terminal situ juga, kos di situ,” ungkapnya.
Menurut Kapolsek, sopir bus, Agus Pujianto (41), warga Dusun Sekadalan, Desa Lediran, Kecamatan Lembehan, Kabupaten Magetan, diketahui tinggal di dalam area terminal tidak jauh dari lokasi parkir bus. Begitu mengetahui kebakaran, saksi langsung membangunkan Agus dan memberi tahu kejadian tersebut.
“Kemudian dia (sopir) dibangunkan. Bus di parkir di dalam terminal menghadap ke barat, terbakar dari belakang merembet ke bagian atas dan depan. Sopir kemudian menghubungi awak bus dan pengurus bus. Iya ada dua unit PMK diterjunkan ke lokasi kejadian, sebentar kemudian berhasil dipadamkan,” katanya.
Kapolsek menambahkan bahwa api melahap separuh bagian bus, mulai dari belakang hingga tengah. Dugaan awal kebakaran ini disebabkan oleh korsleting kabel dinamo yang memicu titik api hingga membesar dan membakar kendaraan.
“Sopir dan pengurus bus tidak mau membuat laporan terkait kebakaran tersebut, kerugian katanya sekira Rp20 juta tapi tidak mau laporan. Katanya sudah tua busnya, nggak usah laporan. Tiap hari ya masih jalan (trayek), sehingga di parkir di dalam dan sopir juga kos di dalam terminal,” tegasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, pihak kepolisian tetap mengimbau pemilik kendaraan untuk lebih waspada terhadap kondisi kelistrikan guna menghindari kebakaran serupa di masa mendatang. [tin/suf]






