Situbondo (beritajatim.com) – Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo akan menggelar audisi pejabat eselon II organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, setelah libur lebaran. Audisi bakal disiarkan langsung via media sosial.
“Audisi kami akan melibatkan pakar sumber daya manusia dari Universitas Indonesia Riani Rachmawati,” kata Rio, Rabu (2/4/2025). Dia juga akan melibatkan pegiat organisasi non pemerintah yang memiliki perhatian di bidang pemerintahan.
Audisi ini juga meliputi direktur rumah sakit. “Perform rumah sakit kami masih buruk sekali,” kata Rio.
Khusus untuk posisi direktur tiga rumah sakit daerah, Rio mengundang semua dokter asal Situbondo untuk pulang kampung dan mengabdikan diri.
Dengan audisi terbuka yang disiarkan langsung melalui akun media sosialnya dan media sosial resmi Pemkab Situbondo, Rio ingin menepis praktik gelap dalam pemilihan pejabat OPD.
“Mulai dari awal dari akhir harus ada presentasi yang disiarkan langsung atau live streaming agar masyarakat tahu dan ikut memantau. Isu pentingnya adalah membangun komitmen calon kepala OPD eselon II kepada masyarakat,” katanya.
Rio kemudian mencontohkan isu infrastruktur. “Bagaimana komitmen OPD melihat proyek infrastruktur yang dikuasai orang luar Situbondo,” kata Rio.
“Bagaimana mungkin ekonomi Situbondo yang ditopang APBD akan bergerak, sementara pelakunya atau vendornya banyak dari luar kota? Uang kan tidak dibelanjakan di Situbondo. Itu yang terjadi selama ini. Semua kontraktor dari luar kota. Akhirnya ekonomi kita tidak bergerak,” kata Rio.
“Atau misalnya isu kesehatan. Keluhan masyarakat luar biasa (terhadap pelayanan) Rumah Sakit Besuki dan Rumah Sakit dr. Abdoer Rahem, buruk sekali performanya. Internal maupun eksternal,” kata Rio.
Rio tidak ingin hal itu terulang di masa pemerintahannya. Alumnus Himpunan Mahasiswa Islam ini ingin pimpinan OPD memiliki komitmen konkret yang diketahui publik. [wir]






