Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menawarkan Stadion Jember Sport Garden di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk menjadi kandang bagi klub sepak bola Liga 1 dan 2.
Jember Sport Garden adalah stadion berkapasitas 20 ribu penonton, 14 ribu penonton di antaranya adalah berkursi dan enam ribu berada di tribun berdiri. Stadion ini diresmikan pada 2015 oleh Bupati Muhammad Zainal Abidin Djalal.
Selain menjadi kandang Persid Jember yang berada di Liga 3, stadion ini pernah menjadi tempat uji coba Persid melawan Tim Nasional U19 yang diasuh Indra Sjafrie, dan pertandingan Persebaya melawan Persigo Semeru FC pada 2017. Terakhir, stadion ini menjadi lokasi pembukaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII pada 25 Juni 2022.
Menurut Hendy, JSG tidak kalah dengan stadion-stadion sepak bola yang pernah dikunjunginya. “Kami sangat berharap, karena JSG membutuhkan perawatan berbiaya tinggi, tetap ada kompetisi atletik maupun sepak bola di sana. Kami berharap Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan KONI untuk aktif mengundang siapapun juga untuk bermain di Jember,” katanya, ditulis Selasa (26/7/2022).
“Kami akan share foto-foto JSG dan tawarkan kepada siapapun juga. Kalau mau pakai itu, silakan dipakai. Bagaimana kesepakatan dengan pemkab, minimal (harga sewa) bisa untuk biaya operasional pemeliharaan stadion,” kata Hendy.
[berita-terkait number=”4″ tag=”hendy-siswanto”]
Khusus sepak bola, Hendy berharap, ada pertandingan kompetisi atau turnamen lokal Jember yang dipertandingkan di JSG. “Kita punya puluhan klub sepak bola amatir di Jember, silakan dipertandingkan di JSG. JSG milik kita dan harus kita rawat. Harapan kami ada tiket di situ untuk pemasukan biaya operasional, karena kalau memakai APBD semua cukup berat. Ada sisi bisnisnya, semua komunitas bisa masuk ke JSG,” katanya.
Ke depan, Hendy akan mengembangkan pembangunan di kompleks olahraga JSG. Salah satunya pembangunan sirkuit balap motor. “Sirkuit sederhana, untuk melokalisir agar jangan main (adu balap sepeda motor) di jalan, meskipun belum seperti Mandalika karena butuh duit banyak,” katanya.
Hendy semakin percaya diri setelah seremoni pembukaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII dipuji banyak kalangan, termasuk DPRD Jember. Dalam pidato pembukaan porprov, ia menyatakan siap menggelar kegiatan lain berskala besar. “Ke depan Jember siap menerima kegiatan kompetisi apapun yang bertaraf nasional maupun internasional,” katanya.
Atmosfer dan antusiasme warga Jember mendukung tim Jember dalam final cabang olahraga sepak bola Porprov Jatim VII juga membangkitkan keyakinan Hendy. “Ini peluang bagus untuk kompetisi sepak bola di Indonesia. Jember punya suporter luar biasa. Mereka suka bola, bawa suami, istri, dan anak untuk nonton. Ini bagus ke depan untuk industri sepak bola di Jember. Jember siap melayani Liga 1, 2, dan 3, maupun kompetisi sepak bola apapun,” katanya.
Warga Jember dipercayai Hendy bakal mendukung semua tim yang bermain di Stadion JSG. “Mereka butuh biburan. Mereka adalah pasar yang harus kita menej dengan baik. Ini tidak akan kami sia-siakan. Main sepak bola kalau tidak ada penonton tidak mungkin berjalan. Kekuatannya di penonton. Jember menjanjikan,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim sepakat jika Porprov Jatim VII adalah tonggak awal membangkitkan nama Jember di kancah nasional. “Jember mulai dikenal, dan otomatis jadi daya tarik bagi orang untuk datang ke Jember,” katanya. [wir/ted]






