Bondowoso (beritajatim.com) – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid melakukan inspeksi mendadak ke lokasi terdampak banjir di kawasan Pasar Desa Wonosari pada Senin malam (2/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bondowoso ini bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan cepat sekaligus menjanjikan perbaikan sistem drainase secara permanen.
Bupati datang didampingi Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, Sekda Fathur Rozi, serta jajaran pimpinan OPD teknis di tengah genangan air setinggi 50 cm. Rombongan menyisir gang sempit untuk berdialog langsung dengan warga di 25 rumah yang terendam lumpur akibat hujan deras.
“Kami tidak ingin warga terus-menerus merasa was-was setiap kali hujan turun. Saya telah menginstruksikan kepada OPD terkait—khususnya BSBK dan Perkimciptaru—segera mengambil langkah konkret,” ujar Bupati Abdul Hamid dengan nada tegas di tengah genangan.
Bencana hidrometeorologi ini menjadi perhatian serius lantaran wilayah Wonosari telah mengalami kejadian serupa berulang kali dalam sepekan terakhir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso kini berfokus pada evaluasi alur air agar solusi yang diambil tidak hanya bersifat sementara.
“Lakukan kajian teknis dan ambil langkah konkret guna membenahi penyebab banjir di titik ini. Drainase dan alur air harus segera dievaluasi dan diperbaiki secara permanen, bukan tambal sulam yang hanya bertahan beberapa bulan,” tegasnya.
Sebagai langkah tanggap darurat, Pemkab Bondowoso mulai mendistribusikan bantuan logistik kepada 19 kepala keluarga terdampak paling parah pada Selasa pagi (3/3/2026). Bantuan tersebut meliputi stok sembako, pasokan air bersih, serta perlengkapan kebersihan untuk memulihkan kondisi hunian warga.
Instruksi bupati kepada Dinas BSBK dan Perkimciptaru diharapkan menjadi titik awal transformasi infrastruktur di kawasan padat penduduk tersebut. Warga Wonosari menyambut baik kehadiran pimpinan daerah ini dan menanti realisasi janji perbaikan sistem drainase agar terbebas dari ancaman banjir tahunan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman cuaca ekstrem. Evaluasi teknis menyeluruh akan segera dilakukan untuk memastikan sistem pembuangan air di area pasar berfungsi optimal selama musim penghujan. [awi/beq]






