Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir dalam rangkaian kegiatan Pembinaan Manajemen Masjid dan Bimbingan Teknis Imam – Khotib Menuju Masjid Paripurna Tahun 2023 yang dilakukan oleh PD DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menekankan agar DMI Banyuwangi beserta jajaran pengurus, termasuk takmir masjid dapat menyesuaikan diri dengan problem di tengah masyarakat. Syukur-syukur mampu bersinergi dalam kaitannya turut mengatasi masalah sosial. Salah satu contohnya, berperan dalam penurunan angka kemiskinan.
“Semuanya harus bekerja dengan prioritas yang tepat agar hasilnya dapat dinikmati masyarakat. Jangan sampai kita membuat malu masyarakat akibat permasalahan yang ditimbulkan,” ungkap Bupati Ipuk, Sabtu (23/9/2023).
Sementara itu, Ketua PD DMI Kabupaten Banyuwangi H. Fathur Rahman M.Pd.I merespon positif arahan dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tersebut. Menurutnya, pesan itu sesuai dengan spirit pengabdian pada organisasi yang dipimpinnya.
“Masjid menjadi episentrum aktualisasi perubahan manusia menjadi lebih baik dari waktu ke waktu menuju kehidupan paripurna,” kata H. Fathur saat membuka kegiatan pembinaan di Masjid Baitur Rohmah, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.
BACA JUGA:
Bupati Banyuwangi Beri Pesan Khusus pada Kepala Dinas Baru
Lebih jauh, H. Fathur menjelaskan fungsi masjid secara substantif tidak hanya sebagai tempat ibadah. Kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya juga sewaktunya dapat terakomodir oleh pengurus-pengurus takmir masjid.
“Secara konkrit misalnya masjid digunakan sebagai sarana yang dapat membantu dalam hal penekanan angka stunting di masing-masing wilayah. Dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi ataupun posyandu atau pusat pembantu pelayanan kesehatan masyarakat lainnya,” jelas H. Fathur.
H. Fathur juga mencontohkan, misalnya dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Takmir masjid diminta juga kreatif dalam membaca peluang usaha bersama yang dapat dikerjakan.
“Sehingga dengan demikian masjid-masjid yang tertanam di wilayah masing-masih dapat memberikan rahmat dan kasih sayang kepada jamaahnya,” jelas H. Fathur menutup keterangannya di hadapan puluhan pengurus takmir masjid di wilayah Kecamatan Licin, Glagah, Giri, Banyuwangi, Kalipuro, dan Wongsorejo. [rin/suf]






