Surabaya (beritajatim.com) – Lewat goal Brylian Aldama dimenit ke 88 babak kedua, Persebaya Surabaya berhasil tundukkan tim tuan rumah PSIS, Rabu (29/3/2023) di Stadion Jatidiri, Semarang.
Aji Santoso, Pelatih Persebaya Surabaya mengatakan jika pertandingan melawan PSIS Semarang tidaklah mudah sejak menit awal babak pertama, bermain cukup agresif jual beli serangan terjadi di kedua tim.
Namun pelatih asal Malang, Jawa Timur ini bersyukur jika pemain muda yang dimilikinya bisa mencetak gol di menit akhir, tentu Persebaya Surabaya kembali mencuri poin di kandang lawan.
“Pertandingan sangat menarik, kedua tim sama-sama jual beli serangan, namun di akhir babak, pemain kami (Persebaya) bisa memanfaatkan peluang sehingga bisa memenangkan pertandingan,”ungkap Aji Santoso.
Sejak awal sebelum pertandingan Aji sudah menekankan kepada para pemainnya jika PSIS Semarang memiliki strategi tersendiri ketika melawan Persebaya.
Hal itu sudah terlihat saat mereka melawan Barito Putra, dimana para pemain inti tidak diturunkan semua dan menggunakan para pemain mudanya dan benar itu adalah taktik dari tim Mahesa Jenar.
“Yang pertama dari awal saya sampaikan, PSIS semarang punya strategi melawan Barito Putra banyak pemain yang tidak dibawa, mereka tadi tidak dalam kekuatan penuh,”ungkapnya.
Baca Juga: Persebaya Waspadai Kebangkitan PSIS Semarang
Sementara itu, Brylian Aldama pemain asal Sidoarjo, Jawa Timur yang berhasil mencetak gol dan membawa Persebaya berhasil mengalahkan PSIS Semarang bersyukur jika tim yang dibanggakan ini bisa membawa poin penuh dari kandang PSIS.
“Alhamdulillah Persebaya bisa mengambil 3 poin, jujur pertandingan kali ini susah menurut saya pribadi tapi yang terpenting setelah kita kembali dari Semarang eforia kita sudahi dan kita fokus di pertandingan berikutnya,”ucapnya.
Persebaya Surabaya berhasil tundukkan PSIS Semarang dengan skor akhir 2-1. Saat ini Persebaya berada di urutan nomor 7 klasemen dengan perolehan poin sebanyak 45. (way/ted)






