Surabaya (beritajatim.com)Setiap hari kita selalu menggunakan alat-alat elektronik untuk bekerja atau pun beraktivitas yang tanpa kita sadari tubuh kita terus menerus terpapar medan elektromagnetik yang dihasilkan alat elektronik. Jika dibiarkan berkelanjutan, hal ini dapat menimbulkan dampak buruk bag kesehatan tubuh. Namun, ternayata alam telah memberikan solusi untu mengaasi radasi secara alami. Beberapa tanaman ini nyatanya dapat menjadi dokter terbaik bagi tubuh karena memiliki kemmpuan menyerap radiasi.
1. Kaktus
Meskipun berukurankecil, ternyata kaktus memiliki kekuatan untuk dapat menyerap sebagian radiasi elektromagnetik yang dihasilkan dari perangkat komputer, laptop, atau router wi-fi. Batang kaktus menyimpan banyak ai yang apat menyerap sebagian energi gelombang elektromagnetik pada frekuensi tertentu,selain itu, tubuhnya yang dipenuhi duri menciptakan efek difus terhadap gelombang.
2. Lidah mertua
Lidahmertua merupakan salah satu tumbuhan pembersih udara alami paling efektif. Daunnya yang tumbuh tegak dan tebal mampu menyerap racun dari bahan kimia rumah tangga yang sering digunakan. Selain itu, tanaman ini juga dikenal sebagai tanaman yang dapat menyerap gelombang leketromaganetik tingkat rendah (EMF) yang dihasilkan perangkat berkat daunnya yang memiliki banyak kandungan air.
3. Palem kuning
Palem kuning dikenl sebgai pelembab alami kaena mampu menyerap polutan berbahaya sekaligus meningkatkan kadar oksigen. Kandungan air yang tinggi pada batang dan daun palem dipercaya dapat membantu enetralkan paparan gelombang elektromagnetik dari perangkat elektronik.
4. Lidah buaya
Selain dikenal sebagai tanaman obat, nyatanya lidah buaya juga berperan sebagai pembersih udara alami. Tanaman ini mampu menyerap racun daria sap rokok atau bahan kimia rumah tangga, bahkan kandungan air yang terkandung di dalamnya mampu menetralkan efek radiasi ringan dari eprangkat elektronik sekaligus melembabkan ruangan.
5. Kemangi suci
Dalam tradisi Ayuverda, kemangi suci atau tulsi dikenal sebagai tanaman penyembuh yang melinungi tubuh dari berbagai bentuk stres. Selain itu, tanaman ini juga dikenal mampu menyaring udara dari polutan ringan dan meningkatkan kadar oksigen disekitar sehingga mampu menghadirkan keseimbangan alami di tengah paparan perangkat elektromik.
Dengan menempatkan beberapa tanaman tersebut di sekitar ruang kerja atau rumah, kini tak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membantu udara tetap segar. meski efek penetralan radiasi masih terbatas secara ilmiah, kehadiran tanaman ini memberikan manfaat nyata bagi kesehatan, keseimbangan udara, dan kenyaman hidup sehari-hari.
[Erlina Damayanti]






