Banyuwangi (beritajatim.com) – Asal gejala puluhan jurnalis keracunan diduga berasa dari makanan yang disantapnya. Ada dua tempat kemungkinan mereka akhirnya mengalami keracunan.
Saat gejala berlangsung, para jurnalis itu sudah merasa kurang enak di bagian pencernaan saat tiba di hotel. Terasa mual dan buang air besar encer.
Kemudian, mereka mendapatkan waktu makan malam lagi saat di hotel. Namun, belum selesai makan mereka juga sempat muntah dan diare.
“Setelah tiba di hotel sehabis dari Alas Purwo dan Djawatan itu tiba di hotel perut sudah tidan enak. Itu sudah sering BAB dan encer,” kata Rusdi salah seorang jurnalis yang keracunan, Senin (12/12/2022).
Bahkan dirinya kaget saat setelah makan malam ternyata ada puluhan kawan lainnya juga mengalami hal yang sama. Namun, gejalanya berbeda-beda.
“Saat makan bakso itu ya itu semua keluar karena sebelumnya sudah kondisinya kayak gitu. Sudah kemudian masuk ke kamar, setelah mendapat kabar ternyata ada teman yang mengalami hal sama, ada yang mual, muntah sampai sesak nafas. Ada yang perut panas dan demam,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”keracunan-massal”]
Sehingga, puluhan jurnalis keracunan itu kemudian harus mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis. Bahkan, dilarikan ke rumah sakit.
“Ya ada yang dirawat, tapi saya Alhamdulillah tidak begitu parah,” katanya.
Dari cerita itu bisa disimpulkan kemungkinan puluhan jurnalis keracunan itu berasal dari tempat makan sebelum di hotel. Kuat dugaan berasal dari tempat makan di Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo. [rin/but]






