Surabaya (beritajatim.com) – Kebersamaan Bruno Moreira dengan Persebaya Surabaya tampaknya resmi berakhir.
Pemain asal Brasil tersebut menyampaikan pesan perpisahan kepada klub, rekan setim, serta Bonek dan Bonita melalui akun media sosial pribadinya, Selasa (2/6/2026).
Unggahan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya perjalanan Bruno bersama Bajul Ijo setelah empat musim membela klub kebanggaan Kota Pahlawan itu.
Dalam pesan emosionalnya, Bruno mengenang berbagai momen yang telah dilalui selama berseragam Persebaya, mulai dari suka hingga duka yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
“Empat tahun. Empat tahun dengan klub ini, kota ini, dan para penggemar ini. Jika saya bisa mengubah apa-apa tentang perjalanan ini, apakah saya akan melakukannya? Tidak ada. Dari kegagalan saya hingga kemenangan,” tulis Bruno dalam unggahannya.
Pemain yang juga pernah dipercaya mengenakan ban kapten Persebaya itu mengaku seluruh pengalaman yang didapat selama berada di Surabaya telah membentuk dirinya menjadi pribadi dan pemain yang lebih baik.
Menurut Bruno, setiap kemenangan maupun kekalahan menjadi pelajaran berharga yang selalu ia jadikan bahan evaluasi untuk terus berkembang di lapangan.
“Semuanya terjadi sebagaimana mestinya. Dari setiap kesalahan dan setiap pelajaran, setiap kemenangan dan setiap kekalahan, saya selalu memikirkan bagaimana saya bisa menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik setiap hari,” lanjutnya.
Selalu Berusaha Menjadi Versi Terbaik
Selama membela Persebaya, Bruno dikenal sebagai salah satu pemain asing yang memiliki dedikasi tinggi. Ia mengaku selalu berusaha meningkatkan kualitas permainan melalui setiap latihan dan pengalaman yang dijalani bersama tim.
“Saya selalu lapar untuk belajar sesuatu yang baru dari setiap pertandingan, setiap sesi latihan, setiap hari, setiap detik, agar saya bisa menjadi versi terbaik dari diri saya untuk klub ini, untuk para penggemar, dan untuk rekan-rekan saya,” ungkapnya.
Bruno juga mengaku mendapat banyak pelajaran berharga saat dipercaya menjadi salah satu pemimpin di dalam tim. Baginya, kebersamaan dan kesetaraan menjadi nilai penting yang selalu dijunjung selama berada di ruang ganti Persebaya.
“Memiliki kehormatan menjadi pemimpin di klub yang penuh sejarah ini, bersama kelompok pemain yang luar biasa, mengajarkan saya satu pelajaran penting: tidak ada yang lebih besar dari yang lain. Kita semua sama, terikat oleh impian dan tujuan yang sama,” tulisnya.
Ucapan Terima Kasih untuk Persebaya dan Bonek
Dalam pesan perpisahannya, Bruno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen klub, mulai dari staf, manajemen, hingga para pendukung yang selama ini memberikan dukungan kepadanya.
Ia menilai setiap individu di Persebaya memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya selama berada di Indonesia.
“Terima kasih kepada setiap anggota staf, dari mereka yang bekerja di balik layar hingga kepemimpinan klub. Setiap orang di antara kalian memainkan peran penting, selalu dengan dedikasi, semangat, dan kegembiraan,” katanya.
Ucapan khusus juga ditujukan kepada Bonek dan Bonita yang selama ini setia memberikan dukungan baik di Stadion Gelora Bung Tomo maupun saat tim menjalani laga tandang.
“Terima kasih, Bonek & Bonita, untuk setiap dukungan, setiap nyanyian, dan setiap momen yang tak terlupakan. Saya akan membawa kalian bersama saya selamanya,” ujar Bruno.
Menutup pesannya, pemain berusia 31 tahun itu menyampaikan salam perpisahan kepada Persebaya, Kota Surabaya, serta masyarakat Indonesia yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya selama empat tahun terakhir.
“Terima kasih, Persebaya. Terima kasih, Surabaya, Indonesia. Terima kasih, Tuhan, untuk membimbing saya melalui setiap langkah dalam perjalanan ini,” pungkasnya.
Perpisahan Bruno Moreira tentu meninggalkan kesan mendalam bagi suporter Persebaya. Selama memperkuat Bajul Ijo, pemain asal Brasil tersebut menjadi salah satu sosok penting di lini serang dan dikenal memiliki kedekatan yang kuat dengan Bonek dan Bonita.






