Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya dipastikan tidak akan diperkuat oleh dua pilar utamanya, Bruno Moreira dan Francisco Rivera, saat menghadapi Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/12/2025) mendatang. Menanggapi situasi ini, pelatih caretaker Uston Nawawi bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan guna menjaga keseimbangan tim.
Kehilangan kedua pemain ini menjadi ujian berat bagi lini serang Bajol Ijo. Bruno Moreira, yang bertindak sebagai kapten tim, merupakan mesin gol utama, sementara Rivera adalah kreator serangan yang mengatur tempo di lini tengah.
“Ya, tentunya harus ada yang mengisi karena Bruno dan Rivera itu pasti tidak main. Makanya kita persiapkan di latihan di tiga hari ini sebelum pertandingan,” ungkap Uston Nawawi, Rabu (17/12/2025).
Absennya dua pemain ini sangat berdampak pada skema permainan Persebaya. Bruno dikenal dengan insting mencetak gol yang tajam, sedangkan Rivera memiliki visi bermain yang menjadi poros kreativitas serangan musim ini.
Meski demikian, Uston Nawawi menegaskan timnya tidak akan patah arang. Ia mengaku optimistis dengan kedalaman skuad Persebaya saat ini yang memiliki sekitar 24 hingga 25 pemain yang siap diturunkan kapan saja.
Sejumlah nama mulai diproyeksikan untuk mengisi kekosongan tersebut. Di lini depan, nama Gali Freitas atau Malik Risaldi menjadi opsi paling logis untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Bruno.
Sementara untuk peran pengatur serangan yang ditinggalkan Rivera, nama gelandang muda Toni Firmansyah atau pemain asing Milos Raickovic kemungkinan besar akan dipercaya mengemban tugas berat tersebut.
Uston kini memiliki waktu singkat untuk mematangkan strategi alternatif agar Persebaya tetap mampu mengamankan poin penuh di kandang sendiri saat menjamu Pesut Etam. [way/beq]






