Surabaya (beritajatim.com) – Pemain asal Brasil, Bruno Moreira, membagikan kenangan yang paling berkesan selama berseragam Persebaya Surabaya. Ia mengaku pengalaman bermain di tengah suporter Bajul Ijo yang militan menjadi salah satu momen paling berharga dalam kariernya.
Bruno mengatakan, masa pandemi Covid-19 pada 2021 menjadi periode paling berat. Kala itu, seluruh pertandingan digelar tanpa kehadiran suporter, dan setiap pemain harus menjalani tes swab sebelum bertanding untuk memastikan kondisi kesehatan tetap aman.
“Saya pikir ketika kita bermain saat Covid tidak ada suporter karena pandemi itu yang paling berat,” ungkap Bruno.
Momen lain yang tak terlupakan bagi Bruno terjadi ketika ia pertama kali datang ke Surabaya dan menjalani laga uji coba melawan Bali United. Ia mengaku terkejut melihat antusiasme dan loyalitas luar biasa dari suporter Persebaya.
“Waktu pertandingan persahabatan melawan Bali United, saya melihat semua suporter di sini. Mungkin karena stadionnya penuh, jadi mungkin sekitar 45.000 orang di sini. Membuat saya merinding,” kenangnya.
Bagi Bruno, dukungan suporter Persebaya adalah sesuatu yang berbeda. Ia kagum melihat ribuan Bonek dan Bonita yang terus bernyanyi serta bersorak sepanjang dua jam pertandingan tanpa henti.
“Sungguh menakjubkan bagi saya ketika saya melihat semua suporter di stadion ini bernyanyi, bersorak, lho. Saya pikir itu yang paling berkesan bagi saya,” tambahnya.
Bruno Moreira pertama kali membela Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022. Setelah sempat berkarier di Yunani bersama klub lokal pada musim 2022/2023, ia kembali ke Bajul Ijo pada musim 2023/2024 hingga kini. Musim ini (2025/2026), pemain berusia 28 tahun itu juga mencatatkan pencapaian istimewa dengan menorehkan 100 pertandingan bersama Persebaya. [way/beq]






