Lamongan (beritajatim.com) – Keterbatasan ruang belajar di Madrasah Aliyah (MA) Sunan Ampel, Kabupaten Lamongan, mendorong PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli.
Bantuan pembangunan RKB tersebut ditujukan untuk memperbaiki kondisi sarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif dan nyaman. Selama ini, MA Sunan Ampel menghadapi keterbatasan ruang kelas yang berdampak pada pengaturan jadwal serta kenyamanan proses pembelajaran.
Branch Manager BRI Cabang Lamongan, Edy Hariyadi, mengatakan bahwa dukungan terhadap sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, keberadaan sarana pendidikan yang layak menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Melalui BRI Peduli TJSL, kami berupaya berkontribusi nyata bagi masyarakat dengan mendukung pembangunan fasilitas pendidikan. Bantuan ruang kelas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan kenyamanan bagi para siswa serta tenaga pendidik,” ujar Edy Hariyadi, Rabu (7/1/2026).
Ruang kelas baru yang dibangun nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung sesuai standar pendidikan, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar sekaligus memotivasi siswa untuk meraih prestasi yang lebih baik.
“Selain bergerak di bidang pendidikan, program BRI Peduli TJSL juga menyasar sektor lain seperti sosial, lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui berbagai program tersebut, BRI berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Dengan tersalurnya bantuan pembangunan ruang kelas baru di MA Sunan Ampel Lamongan, BRI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih baik.
“Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkarakter, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MA Sunan Ampel Lamongan, Mudhofar, menyampaikan bahwa keterbatasan ruang kelas selama ini menjadi tantangan tersendiri, terutama seiring bertambahnya jumlah siswa dari tahun ke tahun. Bantuan pembangunan RKB dari BRI dinilai sangat membantu dalam mengatasi permasalahan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan dari BRI Peduli. Dengan adanya tambahan ruang kelas, kami dapat mengelola kegiatan pembelajaran dengan lebih baik dan memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa,” pungkasnya. [fak/beq]






