Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di pabrik jamur yang terletak di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto berjibaku memadamkan api.
Kebakaran diketahui terjadi sekira pukul 08.15 WIB. Petugas yang mendapatkan informasi kebakaran tersebut cukup kesulitan memadamkan api. Ini pasalnya, api membakar bahan baku pupuk organik (ampas tebu) sehingga bara api yang terus membara membuat api sulit dipadamkan.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, area yang terbakar ± 24 x 100 m². “Yang terbakar bahan baku pupuk organik (ampas tebu) sehingga api sulit padam,” ungkapnya, Senin (25/12/2023).
Masih kata Khakim, ada sebanyak satu unit PMK BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas berjibaku menjinakkan kebakaran bersama pihak keamanan pabrik. Sekitar pukul 13.49 WIB, api berhasil dipadamkan.
“Sekitar 5 jam, api berhasil dipadamkan. Penyebab kebakaraan masih dilakukan penyelidikan termasuk kerugian yang dialami masih dalam penghitungan,” tegasnya. [tin/ian]
![Breaking News: Pabrik Jamur di Mojokerto Terbakar Petugas BPBD Kabupaten Mojokerto melakukan pemadaman di gudang pabrik jamur di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231225-WA0008_YizJoj0e6b-1024x576.jpeg)





