Malang (beritajatim.com) – Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang Raya, Widodo, memastikan siap untuk melayani lonjakan pendaftaran baru. Pernyataan itu dikeluarkan setelah adanya imbauan dari Presiden RI Joko Widodo agar pekerja memastikan diri terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK.
“Manfaat jadi peserta BPJAMSOSTEK sangat banyak. Bukan hanya menguntungkan peserta, tapi juga keluarga yang bersangkutan,” ujarnya pada Rabu (26/10/2022).
Diketahui data pekerja penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 dari pemerintah juga dipercayakan kepada BPJAMSOSTEK. “Manfaat tambahan berupa BSU dari pemerintah itu diharapkan bakal semakin meningkatkan kesadaran pekerja untuk segera membekali diri dengan jaminan sosial ketenagakerjaan,” terang Widodo melanjutkan.
Sebelumnya pada 25 Oktober 2022 Presiden Joko Widodo meninjau penyaluran BSU tahun 2022 bagi para pekerja yang juga merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) di Kota Balikpapan Kalimantan Timur.

Ketika berdialog dengan para penerima BSU, Jokowi menghimbau kepada seluruh pekerja untuk memastikan diri terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK.
“Kenapa kita ambil dari BPJS Ketenagakerjaan? Karena datanya itu jelas kalau di BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah ingin memberikan semuanya (pekerja), oleh sebab itu teman- temannya didorong untuk masuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, yang didahulukan yang masuk BPJS Ketenagakerjaan,” kata Presiden.
Kehadiran Presiden didampingi oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo, ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah tersebut telah diterima dan digunakan oleh para pekerja untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah yang kembali menunjuk BPJAMSOSTEK sebagai mitra penyedia data calon penerima BSU sejak tahun 2020. Lebih jauh dia menjelaskan secara nasional hingga saat ini telah menyerahkan sebanyak 15,6 juta data kepada Kemnaker.
“Data ini kami serahkan secara bertahap sejak bulan september karena mengedepankan kehati-hatian dan keakuratan. BPJAMSOSTEK terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mencapai target penyaluran BSU,” terang Anggoro.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bpjs-ketenagakerjaan”]
Seperti yang diketahui bahwa sesuai Permenaker nomor 10 tahun 2022, salah satu kriteria penerima BSU adalah pekerja yang menjadi peserta aktif BPJAMSOSTEK. Sehingga dapat dikatakan bahwa program ini sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah bagi pemberi kerja yang telah mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJAMSOSTEK.
Anggoro mengingatkan pada para pekerja untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap segala bentuk permintaan data pribadi yang mengatasnamakan BPJAMSOSTEK maupun BSU. Bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU, dapat dilakukan dengan mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Selain manfaat tambahan seperti BSU, dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja akan lebih produktif karena terlindungi oleh 5 program jaminan sosial ketenagakerjaan yang mampu memberikan rasa aman dari risiko kecelakaan kerja, kematian serta memiliki hari tua yang sejahtera. [dan/but]






