Magetan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan terus berupaya menemukan korban laka air yang tenggelam di Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan. Pada hari pertama operasi pencarian, korban bernama Aditya Yoga Pratama (23 tahun) masih belum ditemukan.
Diketahui, korban diduga hanyut saat air banjir yang datang melalui sungai di desa setempat pada Sabtu (15/3/2025). Kemudian, hingga Minggu (16/3/2025) sore belum ditemukan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan melibatkan tiga tim SAR gabungan yang menyisir berbagai titik sepanjang aliran sungai.
Tim 1 menyisir sejauh 3,1 km dari lokasi kejadian hingga Jembatan Tunggur, hasil nihil.
Tim 2 menyisir sejauh 2,27 km dari Jembatan Tunggur ke Jembatan Kenteng, serta dari Jembatan Dukuh ke Tempuran arah Bengawan, hasil nihil.
Tim 3 melakukan penyusuran sejauh 2,55 km dari Jembatan Kenteng ke Jembatan Dukuh, hasil nihil.
“Karena kondisi debit air sungai yang semakin tidak memungkinkan, operasi SAR hari pertama resmi ditutup dan akan dilanjutkan pada Senin (17/3/2025),” kata Eka.
BPBD Magetan juga mengimbau warga sekitar agar tidak melakukan aktivitas di sungai guna menghindari potensi bahaya. Pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar lokasi kejadian.
“Tim SAR bersama BPBD dan relawan akan kembali melanjutkan pencarian esok hari dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya. [fiq/but]






