Lamongan (beritajatim.com) – Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan melakukan pencarian terhadap salah seorang warga yang diduga hilang dan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Lamongan, Minggu (26/2/2023).
Seorang warga yang diduga hilang dan tenggelam itu adalah Suja’i (60), warga desa setempat. Ia sudah tiga hari ini dikabarkan hilang. Padahal, berdasarkan penuturan dari para saksi, ia sempat berpamitan dengan keluarganya untuk pergi ke sawah.
Salah seorang anggota Tim SAR BPBD Lamongan, Shobirin menyampaikan bahwa hasil pencarian yang dilakukan pada hari ini masih nihil. Korban belum berhasil ditemukan. “Kita tadi mulai melakukan pencarian pukul 09.00 WIB. Tapi sampai sekarang, korban belum berhasil ditemukan,” kata Shobirin, saat dikonfirmasi, Minggu (26/2/2023).

BACA JUGA:
Jasad Pemuda Tenggelam di Waduk Gondang Lamongan Ditemukan, Ternyata Anak Polisi
Shobirin menjelaskan bahwa pencarian terhadap korban yang diduga hilang dan tenggelam itu dilakukan dengan cara menggerakkan perahu karet secara manuver dan zig-zag di permukaan air yang berada di sekitar lokasi, yang diduga menjadi titik korban tenggelam.
Menurutnya, cara seperti itu dimaksudkan agar mampu menimbulkan pusaran air di dasar sungai. Dengan demikian, jasad korban yang tenggelam ke dasar itu diharapkan bisa segera muncul ke permukaan. “Dalam pencarian kali ini, (jasad korban) tidak juga muncul. Akhirnya pencarian ini dilanjutkan dengan melakukan penyusuran di sungai,” bebernya.
BACA JUGA:
Banjir Lamongan Terus Meluas, 5.900 Rumah Warga Terendam
Sekadar diketahui, korban Suja’i yang diduga tenggelam di sungai ini berpamitan dengan keluarganya untuk pergi ke sawah pada sekira pukul 13.00 WIB, Jumat (24/2/2023). Kala itu, korban pergi ke sawah dengan menaiki sepeda motor yang biasa ia gunakan.
Nahasnya, hingga malam hari korban tidak kunjung pulang ke rumah. Lantaran panik, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mencari korban di sawah. Setibanya keluarga di sawah, ternyata korban tidak berada di tempat. Keluarga hanya menemukan sepeda motor dan sandal korban yang berada di tepi sungai.
BACA JUGA:
Tak Bisa Berenang, Pelajar di Lamongan Tenggelam
Pada hari itu juga, pihak keluarga yang tak berhasil menemukan korban bergegas melaporkan kejadian ini ke Polsek Babat. Warga sekitar yang mengetahui kabar hilangnya korban juga turut membantu melakukan pencarian. Namun hingga hari kedua, korban belum juga ditemukan.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama Tim SAR BPBD Lamongan masih berupaya untuk melakukan pencarian terhadap jasad korban. “Kita terus melakukan pencarian. Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan,” kata Plt Kepala BPBD Lamongan, Dianto, saat dihubungi, Minggu (26/2/2023). [riq/suf]






