Surabaya (beritajatim.com) – Bonek dan Bonita geram dengan keputusan sanksi denda oleh Komdis PSSI terkait kehadiran suporter Persebaya dalam pertandingan away. Alhasil, untuk mebayar sanksi denda itu, suporter Persebaya kompak membuat gerakan “Donasi untuk P$$I”. Ya, huruf “s” pada PSSI mereka ubah dengan simbol mata uang dollar Amerika Serikat.
Donasi ini dibuka oleh kelompok Bonek dari empat tribun, yakni Green Nord, Tribun Timur, Tribun Kidul, dan Gate 21. Bahkan, suporter manapun bisa mengirim dana lewat nomor rekening yang telah diunggah di berbagai akun media sosial Bonek.
Diketahui, suporter militan asal Kota Surabaya ini mulai membuka donasi mulai Sabtu (22/7/2023), pukul 08.00 dan akan berlangsung selama 19 jam 27 menit atau berakhir pada Minggu, (23/7/2023) pukul 10.00 pagi.
“Away itu untuk ajang silaturahmi dan studi banding antar suporter, Jangan merampas hak suporter untuk mengawal tim kebanggaan. Semua suporter tidak ingin merugikan tim kebanggaannya,” ungkap Devara Noumanto atau yang kerap disapa Sinyo, Minggu pagi.
Hingga saat ini, donasi sudah terkumpul sebanyak Rp 16.579. 305 juta. Rencanaya donasi ini akan diberikan kepada manajemen di jeda babak kedua pertandingan Persebaya melawan Rans Nusantara, Minggu (23/7/2023).
Diketahui sebelumnya dalam rilis yang dimuat oleh situs resmi PSSI, disebutkan bahwa jenis pelanggaran yang dilakukan Persebaya adalah adanya suporter Persebaya sebagai tim tamu yang hadir dalam pertandingan
Seperti diketahui, PSSI telah membuat regulasi bahwa suporter tim tamu dilarang hadir menemani timnya melakoni partai tandang dan tidak mendapat jatah tiket dari tim tuan rumah.
Keputusan ini ditentang oleh Bonek, suporter Persebaya. Sebab, tak ada yang bisa memastikan bahwa suporter tamu memang tidak membeli tiket saat timnya bertandang. Berbagai cara dilakukan seperti penyusupan. (way/kun)
BACA JUGA:






