Surabaya (beritajatim.com) – Keluarga Besar Bonek Seluruh Indonesia memberikan pernyataan sikap bertitel Lima Sikap Hayam Wuruk, Selasa (26/7/2022). Surat pernyataan ditandatangani oleh 4 koordinator suporter, yakni Tribun Kidul Surabaya, Tribun Gate Jhoner 21, Tribun Timur, dan Tribun Green Nord.
Devara Noumanto, Koordinator Tribun Kidul Surabaya mengatakan, suporter memberikan Lima Sikap Hayam Wuruk yang berisikan ajakan agar manajemen bersikap dan tanggung jawab bersama terhadap arah dan gerak lajunya Persebaya menuju kejayaan.
Poin-poin Lima Sikap Hayam Wuruk adalah sebagai berikut:
Yang pertama Bonek berkomitmen secara total memberikan suport penuh bagi Persebaya.
Yang kedua kami sebagai suporter bersedia dan bertanggung jawab untuk sama-sama mengamankan kondusifitas tribun sepanjang Persebaya berlaga di kandang. Karena kami sadar, di luar sana, ada banyak “mata elang” dari federasi yang sudah siap mencari-cari kesalahan sebagai sumber denda. Kami tidak mau Persebaya menjadi sasaran empuk denda federasi.
Yang ketiga menyalakan flare di dalam stadion adalah dosa terbesar yang harus dikutuk. Dan, kami akan berjuang keras agar itu tidak terjadi.
Keempat No Tiket No Game, adalah komitmen tertinggi kami sebagai suponer Persebaya. Karena, itu adalah kontribusi terendah kami agar Persebaya bisa berlari lebih kencang. Kami menegaskan dan memastikan halwa, semua Bonek yang datang ke Stadion adalah mereka yang bertiket.
Sedangkan kelima kami meminta rasionalisasi harga tiket yang tidak memberatkan Bonek. Semua laga jangan dihargai sama, melainkan disesuaikan dengan lawan dan tensi pertandingan. Ini penting, agar semua Bonek berkesempatan untuk bisa menyaksikan tim yang mereka cintai lebih dekat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bonek”]
“Jadi lima pernyataan yang sudah kami buat dengan penuh tanggung jawah ini. Dan menuntut kepada manajemen yang saat ini diberikan tanggung jawab mengurus tim kebangggan kami Persebaya, untuk bekerja lebih keras dalam mengawal dan meningkatkan prestasi tim. Karena bila kami sudah berjuang mati-matian menangkan Tribun, maka kalian wajib menangkan Lapangan. Bila, kalian tidak mampu melakukannya, maka siap-siap, risiko tanggung sendiri, ” ungkap pria yang kerap disapa Sinyo itu.
Lebih lanjut dikatakan Sinyo, setelah Lima Sikap Hayam Wuruk ditandatangani maka diberikan kepada manajemen. Surat diterima oleh salah satu perwakilan manajemen Candra Wahyudi di kantor Persebaya Surabaya. [way/but]






